Nyaris sepekan setelah lockdown di Wuhan dicabut, jalanan kembali ramai. Orang-orang gembira bisa merasakan hal yang dulu dibenci: macet. Wuhan via detikTravel
"Tapi, sekarang membuat saya senang melihatnya," dia menambahkan.
"Saya tidak akan mengeluh tentang lalu lintas yang macet lagi, karena itu pertanda jalan berkembang," pemilik akun Weibo lain menimpali.dicabut. Asalkan, mereka tetap mengenakan masker. Selain itu, mereka harus mendapatkan tanda 'hijau' dalam aplikasi di telepon genggang sebagai tanda sehat.di Wuhan itu dibuat pemerintah China setelah tak ada lagi kasus COVID-19. China menunjukkan 82.940 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi, dan 3.340 meninggal dunia. Sementara itu, 77.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Lockdown Berakhir, Warga Wuhan Merasa Belum Nikmati KebebasanWarga Kota Wuhan, China, mengaku belum sepenuhnya merasakan kebebasan setelah lockdown akibat virus corona dicabut.
Read more »
Cara Wuhan Bantu Pabrik Mobil Beroperasi Kala Lockdown CoronaPemerintah Wuhan disebut melakukan lockdown selama 76 hari sejak 23 Januari, namun membantu membuka jalur logistik pabrik otomotif sejak Februari.
Read more »
Alasan Lockdown di Wuhan Dapat Efektif Cegah Penyebaran Virus CoronaPenelitian di Jerman menyebut lockdown di seluruh kota dan langkah esktrim lainnya yang diterapkan China untuk mengendalikan virus amat efektif.
Read more »
Akhir Lockdown di Wuhan dan Asal Usul Virus Corona |Republika OnlineBerakhir sudah lockdown di Wuhan akibat wabah virus corona selama beberapa pekan.
Read more »
Cerita Mahasiswa RI di Wuhan, Terkurung Meski Lockdown DibukaSeorang mahasiswi asal Indonesia di Wuhan mengaku masih belum bisa keluar asrama kampus meski sudah hampir sepekan lockdown dicabut
Read more »
Mendagri Turki Mundur Usai Lockdown Kacau, Erdogan TolakMendagri Turki Suleyman Soylu mengundurkan diri usai kekacauan akibat pengumuman lockdown yang tiba-tiba, namun Presiden Erdogan menolaknya.
Read more »