Politikus PDIP sebut DPR memanfaatkan situasi wabah Covid-19.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDIP Ribka Tjiptaning menyayangkan sikap DPR RI yang akan terus melanjutkan pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja di tengah wabah virus corona yang semakin membesar. Bahkan, ia menyebut DPR tak peka dan memanfaatkan situasi wabah Covid-19. Baca Juga “Teman-teman saya di parlemen ini tidak peka terhadap masalah besar yang sedang dihadapi rakyat Indonesia.
Ribka Tjiptaning yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana ini mengajak DPR RI lebih fokus terlibat dalam penanganan pandemi covid-19. Menurut dia, Parlemen harus fokus menjalankan fungsi pengawasan kepada pemerintah yang sedang berjibaku mengatasi wabah virus yang mematikan itu. Ribka mengatakan, korban meninggal di lapangan tidak hanya karena terinfeksi covid-19. Namun, menurut dia, kerap kali pasien lain menjadi korban karena salah penanganan.
“Saya mendengar laporan dari Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia sudah ada dua anggotanya meninggal dunia. Hari ini satu lagi meninggal setelah delapan hari tidak dilayani cuci darah karena dinyatakan PDP . Alasannya nunggu hasil pemeriksaan apakah positif atau negatif dari covid-19. Tapi, faktanya rumah sakit tidak mempunyai fasilitas hemodialisa di ruang isolasi,” kecamnya.
Ribka mendesak Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk segera melengkapi semua rumah sakit rujukan dengan fasilitas hemodialisa di ruang isolasi, seperti protokol yang telah dikeluarkan Perhimpunan Nefrologi Indonesaia . “Kalau protokol ini tidak dijalankan akan banyak lagi pasien gagal ginjal meninggal dunia karena dinyatakan PDP. Dua pasien gagal ginjal yang meninggal itu hasil tes swabnya ternyata negatif. Mereka meninggal bukan karena terinfeksi virus corona, tetapi tidak mendapat pelayanan cuci darah karena dikategorikan ODP, PDP dan suspect covid-19,” ujar Ribka menegaskan.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Masinton Tepis Penyuap Wahyu Setiawan Pengurus Situation Room PDIP'Nggak bener pengurus. Bukan, bukan pengurus,' kata Masinton Pasaribu. PDIP
Read more »
PDIP Minta Anies Perhatikan Konsekuensi PSBB Terhadap Ojol'Anies jangan menghindar dari tanggung jawab konsekuensi PSBB terhadap ojol,' kata Ketua DPP PDIP Nusyirwan Soedjono.
Read more »
KPK Telusuri Keterangan soal Penyuap Wahyu Adalah Pengurus Situation Room PDIP'JPU dipastikan nanti akan dalami setiap fakta yang diperoleh di persidangan saat ini,' kata Plt Jubir KPK Ali Fikri.
Read more »
Survei Sebut Banyak Orang Tua tak |em|Pede |/em|Ajari Anak di Rumah |Republika OnlineSurvei di London menyebut dua dari lima orang tua tak pede ajarkan anak di rumah.
Read more »
Dewan Pers Bahas 9 Insentif Pers Nasional dengan Pemerintah |Republika OnlinePemerintah akan kaji usulan insentif pers termasuk pajak dalam paket kebijakan
Read more »
Permufakatan DPR Mengebut Pembahasan Omnibus LawRancangan omnibus law Cipta Kerja bakal dibahas di Badan Legislasi. Bisa senasib dengan revisi Undang-Undang KPK.
Read more »