Keterbatasan Akses Informasi Picu Penyebaran Hoaks

Malaysia News News

Keterbatasan Akses Informasi Picu Penyebaran Hoaks
Malaysia Latest News,Malaysia Headlines
  • 📰 jawapos
  • ⏱ Reading Time:
  • 68 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 31%
  • Publisher: 51%

PALANGKA RAYA- Maraknya hoaks di masyarakat dipicu oleh belum meratanya percepatan digitalisasi di suatu daerah. Hal ini merupakan imbas dari belum meratanya infrastruktur jaringan internet di sejumlah daerah. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, d

Hingga saat ini, Agus menjelaskan wilayah Kalteng yang sudah dapat mengakses sinyal komunikasi sudah mencapai 87 persen. Masih tersisa 13 persen wilayah di Kalteng yang belum memiliki jaringan internet. Oleh karena itu, ia menargetkan Kalteng merdeka sinyal 100 persen pada tahun 2024 mendatang.

“Merdeka sinyal itu dalam artian merdeka sinyal di daerah yang berpenduduk. Setelah semua wilayah yang berpenduduk padat itu merdeka sinyal, baru kita upayakan untuk masyarakat berpenduduk jarang seperti daerah-daerah yang lintas kabupaten dan kota,” tandasnya.– Maraknya hoaks di masyarakat dipicu oleh belum meratanya percepatan digitalisasi di suatu daerah. Hal ini merupakan imbas dari belum meratanya infrastruktur jaringan internet di sejumlah daerah.

Kepala Diskominfosantik Kalteng Agus Siswadi mengungkapkan keterbatasan akses informasi menyebabkan maraknya persebaran hoaks di sejumlah daerah, khususnya kabupaten-kabupaten yang belum secara optimal memiliki akses jaringan memadai. “Di daerah-daerah yang tertinggal, dalam artian akses jaringan belum memadai, persebaran hoaks di masyarakat mudah terjadi,” kata Agus kepada wartawan, Rabu .

Penuntasan titik blank spot di Kalteng dengan memasang infrastruktur jaringan internet menjadi penting guna melakukan percepatan digitalisasi di Kalteng. Agus mengakui bahwa sejauh ini angin segar digitalisasi masih dinikmati oleh masyarakat perkotaan, salah satunya adalah akses informasi yang memadai, sehingga dapat terbebas dari hoaks. Meratanya jaringan internet dipastikan dapat menuntaskan hoaks yang berkembang di masyarakat pada sejumlah daerah melalui peran digitalisasi.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

jawapos /  🏆 35. in İD

Malaysia Latest News, Malaysia Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Ridwan Kamil Tunggu Rekomendasi MUI Soal Ponpes Al-Zaytun |Republika OnlineRidwan Kamil Tunggu Rekomendasi MUI Soal Ponpes Al-Zaytun |Republika OnlineSholat Id di Ponpes al-Zaytun picu kontroversi karena perempuan dan laki-laki campur.
Read more »

Miras Picu Kriminalitas, di Kota Probolinggo Banyak Warung Tak Berizin MenjualMiras Picu Kriminalitas, di Kota Probolinggo Banyak Warung Tak Berizin MenjualMinuman keras (miras) sering jadi pemicu kriminalitas di Kota Probolinggo. Berulang kali peristiwa kriminal diakibatkan pelaku atau korban dalam kondisi mabuk.
Read more »

Indomie Disebut Picu Kanker, Saham Indofood Tetap di Zona Hijau |Republika OnlineIndomie Disebut Picu Kanker, Saham Indofood Tetap di Zona Hijau |Republika OnlineSaham INDF masih positif dengan kenaikan sebesar 1,57 persen.
Read more »

Reino Suami Syahrini Blokir Orang dan Batasi Komen Instagram, Alasannya Picu Pro KontraReino Suami Syahrini Blokir Orang dan Batasi Komen Instagram, Alasannya Picu Pro KontraSuami Syahrini, Reino Barack, sempat mengungkap pengalamannya memblokir orang dan membatasi kolom komentar. Sempat membeberkan alasannya, jawaban Reino itu malah memicu perdebatan.
Read more »

Ini Dampak Buruk dari Makan Mi Instan, Bisa Picu Obesitas Hingga Kanker |Republika OnlineIni Dampak Buruk dari Makan Mi Instan, Bisa Picu Obesitas Hingga Kanker |Republika OnlineMi instan memiliki kandungan natrium tinggi yang tidak baik bagi kesehatan.
Read more »



Render Time: 2025-04-03 07:28:51