Duta Islam Pertama dan Bapak Tauhid, Sukses Membuka Jalan Hijrah Nabi

Malaysia News News

Duta Islam Pertama dan Bapak Tauhid, Sukses Membuka Jalan Hijrah Nabi
Malaysia Latest News,Malaysia Headlines
  • 📰 SINDOnews
  • ⏱ Reading Time:
  • 85 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 37%
  • Publisher: 51%

Duta Rasulullah yang pertama telah mencapai hasil gemilang. Hari-hari dan tahun-tahun pun berlalu, dan Rasulullah bersama...

Maka terpanggillah Mushab. Ia tampil sebagai pembawa bendera. Ilustrasi: Ist

Di Madinah Mush’ab tinggal sebagai tamu di rumah As’ad bin Zararah. Dengan didampingi As’ad, ia pergi mengunjungi kabilah-kabilah, rumah-rumah dan tempat-tempat pertemuan, untuk membacakan ayat-ayat kitab suci dari Allah, menyampaikan kalimattullah “bahwa Allah Tuhan Maha Esa” secara hati-hati. Bagaikan singa hendak menerkam, Usaid berdiri di depan Mush’ab dan As’ad bin Zararah, sembari berteriak: “Apa maksud kalian datang ke kampung kami ini, apakah hendak membodohi rakyat kecil kami? Tinggalkan segera tempat ini, jika tak ingin segera nyawa kalian melayang!”

Beberapa lama Usaid meninggalkan mereka, kemudian kembali sambil memeras air dari rambutnya, lalu ia berdiri sambil menyatakan pengakuannya bahwa tiada Tuhan yang haq diibadahi melainkan Allah dan bahwa Muhammad itu utusan Allah. Pada musim haji berikutnya dari perjanjian ‘Aqabah, kaum Muslimin Madinah mengirim perutusan yang mewakili mereka menemui Nabi. Dan perutusan itu dipimpin oleh guru mereka, oleh duta yang dikirim Nabi kepada mereka, yaitu Mush’ab bin Umair.

Ibnu Sa’ad sebagai saksi kehebatan Mush’ab bin Umair bercerita, bahwa pemuda ini adalah pembawa bendera di Perang Uhud. Tatkala barisan kaum Muslimin pecah, Mush’ab bertahan pada kedudukannya. Datanglah seorang musuh berkuda, Ibnu Qumaiah namanya. Ia menebas tangannya hingga putus, sementara Mush’ab mengucapkan: “Muhammad itu tiada lain hanyalah seorang Rasul, yang sebelumnya telah didahului oleh beberapa Rasul”.

Rasulullah bersama para sahabat datang meninjau medan pertempuran untuk menyampaikan perpisahan kepada para syuhada. Ketika sampai di tempat terbaringnya jasad Mush’ab, bercucuranlah dengan deras air matanya.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

SINDOnews /  🏆 40. in İD

Malaysia Latest News, Malaysia Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Doa Tawaf Nabi Adam dan Ibrahim |Republika OnlineDoa Tawaf Nabi Adam dan Ibrahim |Republika OnlineMalaikat mendatangi Nabi Adam dan Nabi Ibrahim membicarakan doa tawaf.
Read more »

Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail Saat Meninggikan BaitullahNabi Ibrahim dan Nabi Ismail Saat Meninggikan BaitullahPada saat itu di Mekkah belum berpenghuni. Daerah itu tandus. Tak ada mata air. Nabi Ibrahim meninggalkan begitu saja Siti...
Read more »

Pemprov Sulsel akan Isolasi 500 ODP di Hotel |Republika OnlinePemprov Sulsel akan Isolasi 500 ODP di Hotel |Republika Online500 ODP itu akan diisolasi dan dilatih menjadi duta Covid-19.
Read more »

4 Penolak Pemakaman Jenazah Covid-19 di Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka4 Penolak Pemakaman Jenazah Covid-19 di Gowa Ditetapkan sebagai TersangkaKepolisian Resor Gowa, Sulawesi Selatan, menetapkan empat orang penolak pemakaman jenazah korban Covid-19 sebagai tersangka - Regional
Read more »

Sulit Daftar Pra Kerja Online, Bekasi Akan Sediakan Jaringan InternetSulit Daftar Pra Kerja Online, Bekasi Akan Sediakan Jaringan InternetBekasi berencana membuka fasilitas komputer dan jaringan internet berkapasitas tinggi untuk membantu masyarakat mendaftarkan...
Read more »

Petani Milenial Kembangkan Usaha Agribisnis di Masa Covid-19 |Republika OnlinePetani Milenial Kembangkan Usaha Agribisnis di Masa Covid-19 |Republika OnlineUsaha agribisnis masih terbuka luas bagi milenial dan mampu membuka lapangan kerja.
Read more »



Render Time: 2025-02-26 11:20:33