Kedua pihak bertikai di Sudan setuju gencatan sejata selama 72 jam, memberikan jeda bagi sejumlah negara mengevakuasi warga negara mereka.
AMERIKA Serikat mengatakan kedua pihak yang bertikai di Sudan setuju melakukan gencatan senjata selama 72 jam. Sementara negara-negara Barat, Arab, dan Asia berlomba mengeluarkan warganya dari kawasan itu.
Diketahui, pertempuran meletus antara angkatan bersenjata Sudan dan kelompok paramiliter Pasukan Pendukung Cepat pada 15 April dan menewaskan sedikitnya 427 orang."Selama periode ini, Amerika Serikat mendesak SAF [Angkatan Bersenjata Sudan] dan RSF untuk segera dan sepenuhnya menegakkan gencatan senjata.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Paramiliter Sudan Mengaku Bekerja Sama dengan Militer AS Untuk Evakuasi Diplomatnya dan KeluargaParamiliter Sudan, Rapid Support Forces (RSF) mengaku telah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat.
Read more »
Diplomat AS Dievakuasi dari Sudan dengan Bantuan RSFMiliter AS dibantu pasukan paramiliter RSF, yang memberontak ke pemerintahan militer Sudan, mengevakuasi diplomat Amerika Serikat
Read more »
Presiden Korea Selatan Bertolak ke Amerika Serikat untuk Bertemu BidenPresiden Korea Selatan bertolak ke Amerika Serikat untuk merayakan 70 tahun aliasi kedua negara.
Read more »
Raksasa Ritel Amerika Serikat Bed Bath & Beyond Bangkrut!Perusahaan ritel peralatan rumah tangga asal Amerika Serikat, Bed Bath & Beyond Inc (BBBY.O) mengajukan perlindungan kebangkrutan
Read more »
China Punya Teknologi Ini, Amerika Serikat Bisa 'Game Over'?China terlihat semakin gencar dan agresif dalam mengejar Amerika Serikat (AS), khususnya di bidang teknologi dan menggelontorkan investasi besar.
Read more »
Konflik Sudan, 10.000 Orang Melarikan Diri ke Sudan SelatanPejabat di Renk County, Sudan Selatan, mengungkap sekitar 10.000 pengungsi telah memasuki Sudan Selatan dari Sudan dalam beberapa hari terakhir.
Read more »