Adopsi Kendaraan Listrik RI Kalah dari Thailand, Kadin: Insentif Percepat Pencapaian Target TempoBisnis
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid merujuk pada riset McKinsey pada 2021, tercatat Indonesia baru mampu melakukan adopsi kendaraan listrik sebesar 0,1 persen. Sedangkan Thailand memperoleh adopsi kendaraan listrik sebesar 0,7 persen dan Malaysia sebesar 0,3 persen. Karena itu, dia berharap agar realisasi pemberian insentif untuk mobil dan bus listrik dapat segera terlaksana, setelah sebelumnya insentif motor listrik telah diberlakukan.
Bantuan ini akan berlaku selama dua tahun, yaitu pada 2023 hingga 2024. Insentif tersebut hanya berlaku untuk 1 juta motor listrik baru dan konversi. Sementara bagi para pelaku industri kendaraan listrik, terdapat insentif fiskal yang diberikan. Di antaranya tax holiday hingga 20 tahun, super deduction hingga 300 persen untuk pengembangan dan penelitian, pembebasan PPN untuk barang tambang termasuk bijih nikel sebagai bahan baku pembuatan baterai.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Kadin: Indonesia Ketinggalan Adopsi Kendaraan Listrik |Republika OnlineIndonesia baru mampu melakukan adopsi kendaraan listrik sebesar 0,1 persen.
Read more »
Kadin: Indonesia Tertinggal dalam Adopsi EV Dibandingkan Thailand dan Malaysia |Republika OnlineInsentif kendaraan listrik diyakini percepat elektrifikasi dan target transisi energi
Read more »
Ada Insentif, Adopsi Kendaraan Bisa Listrik Lebih CepatAdanya insentif menurutnya bisa mempercepat adopsi kendaraan listrik lebih cepat dan mencapai target 2 juta unit di 2025.
Read more »
Keseruan Turis Tiongkok di Bangkok Bermain Tembakan Air dalam Tahun Baru ThailandTuris Tiongkok bermain air saat merayakan liburan Songkran yang menandai Tahun Baru Thailand di Bangkok, Thailand
Read more »
Ini Tantangan Adopsi Teknologi ESIM di IndonesiaeSIM merupakan teknologi baru yang memungkinkan pelanggan operator seluler tidak perlu menggunakan SIM Card fisik di smartphone-nya.
Read more »
Pesaing Toyota Berbenah, 'Pembunuh' Avanza Bakal Adopsi Teknologi ElektrikPesaing Toyota Berbenah, 'Pembunuh' Avanza Bakal Adopsi Teknologi Elektrik: Toyota wajib waspada. Dikabarkan pesaing Avanza akan hadir dengan teknologi baru yang membuat Avanza ketinggalan.
Read more »