Negara bagian Kerala di India tutup sekolah-bank untuk cegah penyebaran virus Nipah.
Menurut seorang pejabat dari Kementerian Kesehatan Kerala, lebih dari 130 orang telah dites untuk melacak virus. Virus ini sendiri mudah menular lewat kontak langsung dengan cairan tubuh kelelawar yang terinfeksi, babi, atau bahkan orang lain.
Sebanyak 21 orang pun tewas usai terinfeksi kala itu. Pada 2019 dan 2021, virus ini kembali merenggut dua nyawa.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Dua Warga Kerala di India Tewas Terjangkit Virus NipahVirus Nipah menyebabkan dua warga Kerala di India meninggal dunia. Kini pemerintah menerapkan isolasi dan pembatasan demi cegah penularan.
Read more »
Dua Meninggal karena Virus Nipah, India Berlakukan PembatasanVirus Nipah yang berasal dari kelelawar atau babi ini bisa menular dari orang ke orang, menyebabkan demam dengan tingkat kematian berkisar 40-75 persen.
Read more »
Two Die from Nipah Virus, India Imposes RestrictionsThe Nipah virus, which originates from bats or pigs, can be transmitted from person to person, causing fever with a mortality rate ranging from 40-75 percent.
Read more »
Virus Nipah Menyebar di India, Akankah sampai Indonesia?India tengah berupaya mencegah penyebaran virus Nipah di wilayahnya. Bagaimana potensi virus ini menyebar di Indonesia?
Read more »
Virus Nipah di India Tewaskan Dua Orang, 700 Orang Dites, Sekolah dan Transportasi Umum DitutupWabah virus Nipah melanda negara bagian Kerala, India, dan telah menyebabkan dua orang tewas. Akibatnya, sejumlah sekolah dan kantor ditutup.
Read more »