Virus Marburg Mewabah, Belasan Orang Meninggal, Sudah Muncul di Indonesia?

Malaysia News News

Virus Marburg Mewabah, Belasan Orang Meninggal, Sudah Muncul di Indonesia?
Malaysia Latest News,Malaysia Headlines
  • 📰 VIVAcoid
  • ⏱ Reading Time:
  • 42 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 20%
  • Publisher: 90%

Lima orang telah meninggal dan tiga lainnya terinfeksi virus Marburg, yakni penyakit yang sangat menular seperti Ebola, di wilayah Kagera barat laut Tanzania. Menurut WHO, sekitar 161 orang telah diidentifikasi berisiko terinfeksi

"Kami bekerja sama dengan pemerintah untuk segera meningkatkan langkah-langkah pengendalian guna menghentikan penyebaran virus dan mengakhiri wabah secepat mungkin,” kata Direktur Regional WHO untuk Afrika, Dr Matshidiso Moeti, dalam lamanKasus-kasus akibat virus Marburg di Tanzania terjadi lebih dari sebulan setelah negara Afrika lainnya, Guinea Khatulistiwa, melaporkan kasus pertama penyakit virus Marburg.

Sementara berdasarkan laporan kasus yang diterima WHO, terdapat 9 kematian dan 16 kasus suspek yang dilaporkan di Provinsi Kie Ntem, Guinea Equatorial. Gejala yang dialami berupa demam, kelelahan , muntah berdarah, dan diare. Kelelawar buah Rousettus dianggap sebagai inang alami bagi virus Marburg. Namun, monyet hijau Afrika yang diimpor dari Uganda adalah sumber infeksi manusia pertama, kata WHO. Ini pertama kali terdeteksi pada tahun 1967 setelah wabah serentak di Marburg dan Frankfurt di Jerman; dan di Beograd, Serbia.

Setelah timbulnya gejala, yang dapat dimulai kapan saja antara dua hingga 21 hari, virus ini dapat memanifestasikan dirinya dalam bentuk demam tinggi, nyeri otot, dan sakit kepala parah. Sekitar hari ketiga, pasien melaporkan sakit perut, muntah, diare berair yang parah, dan kram.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

VIVAcoid /  🏆 3. in İD

Malaysia Latest News, Malaysia Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Angka Kematian 90 Persen, Kemenkes Bicara Kemungkinan Virus Marburg Masuk RIAngka Kematian 90 Persen, Kemenkes Bicara Kemungkinan Virus Marburg Masuk RIAngka kematian virus Marburg mencapai 90 persen, belakangan meluas di benua Afrika. Kemenkes bicara kemungkinan virus Marburg masuk ke Indonesia.
Read more »

Waspada Virus Marburg, Kemenkes Ingatkan Pemerintah dan Masyarakat Jangan LengahWaspada Virus Marburg, Kemenkes Ingatkan Pemerintah dan Masyarakat Jangan Lengah TempoTekno
Read more »

Virus Marburg Telan 9 Korban Jiwa, Kemenkes Ingatkan Masyarakat Jangan LengahVirus Marburg Telan 9 Korban Jiwa, Kemenkes Ingatkan Masyarakat Jangan LengahVirus Marburg memang kembali menjadi perhatian internasional, namun Kementerian Kesehatan memastikan bahwa virus Marburg belum ditemukan di Indonesia. Penyakit...
Read more »

Heboh Virus Marburg di Guinea Ekuatorial, Kemenkes Pastikan Belum Masuk RIHeboh Virus Marburg di Guinea Ekuatorial, Kemenkes Pastikan Belum Masuk RIKementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengatakan bahwa hingga saat ini virus Marburg belum terdeteksi di Tanah Air.
Read more »

Angka Kematian Tinggi, IDI Minta RI Mewaspadai Ancaman Virus MarburgAngka Kematian Tinggi, IDI Minta RI Mewaspadai Ancaman Virus MarburgIkatan Dokter Indonesia (IDI) meminta Indonesia tidak abai dalam menghadapi ancaman virus Marburg.
Read more »

Pakar Sarankan RI Karantina Pelaku Perjalanan dari Afrika, Awasi Virus MarburgPakar Sarankan RI Karantina Pelaku Perjalanan dari Afrika, Awasi Virus MarburgPakar Dicky Budiman menilai pemerintah perlu menerapkan karantina pelaku perjalanan dari Afrika imbas penyebaran virus Marburg yang semakin meluas.
Read more »



Render Time: 2025-04-06 16:29:49