Penembakan peluru karet itu telah sesuai prosedur setelah dilakukan imbauan dan tembakan gas air mata.
Viral video di media sosial merekam sejumlah warga yang menemukan sejumlah selongsong.di Desa Bangkal, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah , Sabtu Kemarin Malam.
Erlan menjelaskan alasan penembakan peluru karet. Karena, saat itu posisi petugas yang berpatroli di sekitar area perusahaan sawit PT Hamparan Mawasit Bangun Persada semakin nekat menghalangi petugas. Adapun, klaim Erlan, penembakan peluru karet itu telah sesuai prosedur setelah dilakukan imbauan dan tembakan gas air mata.Terlebih, saat itu tujuan petugas melakukan patroli di lokasi perkebunan sawit. Karena sempat mendapatkan informasi dua mobil pikap ke area tambang yang diduga hendak menjarah hasil sawit.
"Polisi hari ini kita kan memantau mediasi kedua belah pihak masyarakat dan perusahaan. Tentunya kita akan memantau situasi bagaimana, dengan melakukan pengamanan di beberapa pos. agar situasi tetap kondusif," kata dia
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Ketakutan, Seribu Lebih Pekerja Sawit PT HMBP Memilih Mengungsi Pasca Kerusuhan di Bangkal SeruyanBagaimana tidak unjuk rasa pekerja sawit tersebut berujung perusakan bangunan kantor dan pembakaran rumah karyawan dan guru PT HMBP hingga warga mengungsi.
Read more »
Warga Kembali Bentrok di Areal Perusahaan Perkebunan Sawit di KaltengWarga Seruyan Kembali Bentrok Dengan Aparat Gara-gara Isu Penangkapan Warga.
Read more »
Konflik Lahan Perkebunan Sawit di Seruyan, Janji Yang Tak Pernah Terealisasi?Massa yang kecewa dengan pihak perusahaan perkebunan sawit PT. HMBP, melakukan aksi anarkis dengan merusak bangunan dan kantor perusahaan lalu membakarnya.
Read more »
Mencekam! Alasan Diserang Massa usai Demo Rusuh di Seruyan Kalteng, Polisi Tembakan Gas Air Mata hingga Peluru Karet"Di jalan diadang lagi sama mereka, diserang lagi..."
Read more »
Oknum Polisi yang Injak Kepala Warga Saat Ricuh Dijerat Pasal 10 PerpolOknum polisi yang menginjak kepala warga di tengah kericuhan sengketa lahan Lampung Tengah dinyatakan melanggar Perpol. Namun, belum ada sanksi yang diterapkan.
Read more »