Situs resmi corona.jakarta.go.id mencatat hingga Sabtu, 18 April 2020, sebanyak 2.902 kasus positif Corona alias COVID-19 di DKI Jakarta.
TEMPO.CO, Jakarta -Situs resmi corona.jakarta.go.id mencatat hingga Sabtu, 18 April 2020 pukul 09.00 WIB, sebanyak 2.902 kasus positif terinfeksi Corona alias COVID-19 ditemukan di Jakarta. Sebanyak 1.769 di antaranya masih dirawat, 206 orang sembuh, 257 meninggal dunia, serta 670 orang mengisolasi diri secara mandiri.Berdasarkan data di situs yang sama, di DKI Jakarta terdapat 5.684 orang berstatus orang dalam pemantauan , di mana 582 orang masih dipantau dan 5.102 telah selesai pemantauannya.
Secara nasional, Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan terjadi penambahan kasus baru pasien positif Corona. 'Sehingga total 6.248 kasus, 631 pasien sembuh, dan kematian menjadi 535 orang,' kata Yurianto, Santu, 18 April 2020 sore.Yurianto mengatakan untuk itu menjadi penting bagi masyarakat agar tetap mematuhi anjuran di rumah saja untuk isolasi diri. Selain itu, ia juga meminta masyarakat mengurangi aktivitas dan interaksi di luar rumah.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Hadapi Timwas COVID-19 DPR, Anies Beber Ikhtiar Pemprov DKI Atasi CoronaTim Pengawas Penanggulangan COVID-19 DPR menyoroti sejumlah persoalan dan langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Viruscorona
Read more »
Lawan Covid: Lingkungan Siaga Covid-19 dan Jersey CR-7 |Republika Online
Read more »
Jika Kasus Covid-19 Tembus 8.000, Anies: DKI Bakal KesulitanAnies Baswedan mengatakan pihaknya bakal kesulitan menghadapi virus corona jika kasus positif menembus angka 8.000.
Read more »
Timwas Covid-19 Nilai Penerapan PSBB di DKI Masih Setengah Hati, Begini AlasannyaAnggota Timwas DPR Penanggulangan Covid-19 Sadarestuwati menilai penerapan PSBB di DKI Jakarta masih setengah hati. PSBBJakarta
Read more »
Anies: DKI Kekurangan 170 Unit Ventilator untuk Pasien Covid-19Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuturkan pihak rumah sakit masih kekurangan alat bantu pernafasan atau ventilator, seiring membludaknya pasien penyakit menular itu.
Read more »
Selain Covid-19, Dinkes DKI Juga Pantau Kasus DBD'DKI Jakarta saat ini sedang menghadapi pandemi covid-19. Tetapi tentunya kewaspadaan terhadap semua penyakit menular, potensial kejadian luar biasa tetap kita jalankan termasuk dengan DBD,'
Read more »