Pengadilan Ukraina memerintahkan taipan Ihor Kolomoisky ditahan.
Dia mempertanyakan keabsahannya, namun tidak akan memberikan jaminan sebesar hampir 14 juta dollar AS untuk menjamin pembebasannya, demikian laporan stasiun penyiaran Radio Liberty.
“Ditetapkan bahwa selama 2013-2020, Ihor Kolomoisky melegalkan lebih dari setengah miliar hryvnia dengan menariknya ke luar negeri dan menggunakan infrastruktur bank yang berada di bawah kendalinya,” kata badan tersebut.Baca juga:Dia berterima kasih kepada lembaga penegak hukum karena menunjukkan tekad dalam membawa kasus-kasus yang sudah berjalan lama ke pengadilan.
Kolomoisky dipandang sebagai salah satu kelas oligarki yang mengumpulkan kekayaan industri besar setelah runtuhnya Uni Soviet pada tahun 1991 dan memiliki pengaruh politik dan ekonomi yang sangat besar.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Rangkuman Hari ke-556 Serangan Rusia ke Ukraina: Rusia Hancurkan Kapal Ukraina Penyerang Jembatan CrimeaRangkuman hari ke-556 serangan Rusia ke Ukraina Sabtu (2/9/2023).
Read more »
Takaya Awata, Taipan Jepang Berharta Rp18,3 T Sukses dari Mi UdonTakaya Awata CEO Toridoll Holdings kini didapuk menjadi salah satu taipan, orang terkaya, di Jepang. Ia berharta Rp18 triliun dari bisnis Mi Udon.
Read more »
KPK tahan enam tersangka suap 'ketok palu' RAPBD Jambi 2017-2018Penyidik KPK, Jumat, menahan enam mantan anggota DPRD Provinsi Jambi yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap "ketok palu" ...
Read more »
Demokrat Makassar Perintahkan Bacaleg Tahan Pencetakan Baliho Bergambar AniesKetua DPC Demokrat Makassar Adi Rasyid Ali (ARA) memerintahkan kader dan untuk menahan pencetakan baliho bergambar Anies yang sementara berada di percetakan.
Read more »
Perbedaan 4 Jenis Pelumas Organ Intim: Mana yang Bisa Bikin Seks Jadi Enak dan Tahan Lama?Pelumas bisa jadi alat bantu seks yang sangat penting bagi pasangan bisa mencapai kepuasaan saat berhubungan seks.
Read more »