Top! Nyaris 3 Tahun Neraca Dagang RI Surplus Nggak Putus-putus

Malaysia News News

Top! Nyaris 3 Tahun Neraca Dagang RI Surplus Nggak Putus-putus
Malaysia Latest News,Malaysia Headlines
  • 📰 detikfinance
  • ⏱ Reading Time:
  • 78 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 35%
  • Publisher: 63%

'Neraca perdagangan Indonesia sampai Maret 2023 surplus selama 35 bulan berturut-turut sejak Mei 2020,' kata Machdi.

Sementara itu, nilai impor pada Maret 2023 mencapai US$ 20,59 miliar. Angka ini naik secara 29,33% bulanan dan turun 6,26% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.nilai impor 2023 sebesar US$ 20,59 miliar atau naik 29,33% dibandingkan Februari 2023. Jika kita lihat lebih rinci lagi impor migas Maret 2023 itu senilai US$ 3,02 miliar atau naik 25,28% dibandingkan Februari 2023, impor non migas US$ 17,57 miliar atau naik 30,05% dibandingkan Februari 2023," ucapnya.

Machdi menjelaskan kenaikan impor nonmigas dikarenakan ada peran beberapa komoditas seperti mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya yang naik 29,45%, besi dan baja naik 45,52%, dan mesin peralatan mekanis serta bagiannya naik 15,65%. Sedangkan kenaikan impor migas dikarenakan adanya kenaikan minyak mentah sebesar 54,18%, serta hasil minyak naik 21,09%.

Secara tahunan, nilai impor pada Maret 2023 turun 6,26% dibandingkan Maret 2022 . Lebih rinci dijelaskan impor migas turun 13,67% dan impor nonmigas turun 4,86% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.kembali melemah setelah sempat menguat pada Januari 2023," beber Machdi.Nilai impor menurut penggunaan pada Maret 2023 mencapai US$ 20,59 miliar, terdiri atas impor barang konsumsi US$ 1,80 miliar, impor barang modal US$ 3,67 miliar, dan impor bahan baku penolong US$ 15,11 miliar.

Impor barang konsumsi mengalami peningkatan US$ 397,2 juta atau naik 29,12% karena didorong berbagai komoditas antara lain buah-buahan, sayuran, serta mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya. Kemudian impor bahan baku penolong mengalami peningkatan US$ 3,32 miliar atau naik 28,17% karena didorong komoditas bahan bakar mineral, besi dan baja, serta mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya.

"Impor barang modal mengalami peningkatan US$ 949,2 juta atau naik 34,35% didorong oleh komoditas mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya, komoditas mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya, serta kendaraan udara dan bagiannya," tambah Machdi.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

detikfinance /  🏆 18. in İD

Malaysia Latest News, Malaysia Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Neraca Dagang RI Surplus Lagi US$ 2,91 M, Nyaris 3 Tahun Tanpa PutusNeraca Dagang RI Surplus Lagi US$ 2,91 M, Nyaris 3 Tahun Tanpa PutusBadan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan kinerja ekspor pada Maret 2023 lebih besar dari impor. Itu artinya, neraca dagang Indonesia kembali mengalami surplus.
Read more »

Kronologi Jari Bocah di Grobogan Nyaris Putus Karena Main Petasan!Kronologi Jari Bocah di Grobogan Nyaris Putus Karena Main Petasan!Saat ia bermain di depan rumah, tiba-tiba petasan meledak dan melukai tangannya. Sunarto pun terpaksa...
Read more »

Neraca Dagang Maret 2023 Diramal Masih Surplus Besar, Ini PendorongnyaNeraca Dagang Maret 2023 Diramal Masih Surplus Besar, Ini PendorongnyaEkonom Bank Mandiri Faisal Rachman memperkirakan neraca perdagangan Indonesia pada Maret 2023 masih akan membukukan surplus yang tinggi sebesar US$4,82 mliar.
Read more »

Surplus Neraca Dagang RI Bakal Susut, Ini Proyeksi Ekspor-Impor AprilSurplus Neraca Dagang RI Bakal Susut, Ini Proyeksi Ekspor-Impor AprilBerikut proyeksi ekspor dan impor pada April 2023. Benarkah surplus neraca dagang Indonesia bakal susut lagi?
Read more »

IHSG Hari Ini 17 April 2023 Dibuka Menguat Jelang Rilis Neraca Perdagangan dalam NegeriIHSG Hari Ini 17 April 2023 Dibuka Menguat Jelang Rilis Neraca Perdagangan dalam NegeriIHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) hari ini 17 April 2023 dibuka menguat jelang rilis neraca perdagangan dalam negeri.
Read more »



Render Time: 2025-03-29 20:43:24