Kematian anak perwira TNI AU, CHR (16) yang tewas terbakar di kawasan Lanud Halim Perdanakusuma masih menyimpan misteri.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Leonardus Simarmata mengatakan pihaknya telah memeriksa 10 saksi. Saksi-saksi tersebut diduga mengetahui kejadian dan memiliki keterikatan dengan korban.
"Dia menggunakan sepeda, ini sepeda yang kami temukan di TKP. Jadi dia mengayuh sendiri menuju TKP. Ada menggunakan ransel yang juga kami temukan di TKP," terang dia. Selain itu, Leonardus menyebut dari 18 CCTV yang diamankan, empat rusak. Rekaman yang rusak itu ternyata mengarah ke lokasi terbakarnya CHR.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Anak Perwira TNI AU Tewas Terbakar di Lanud Halim, Ada Ceceran Bensin Dekat LokasiPolisi membenarkan adanya aroma dan ceceran bensin di area terbakarnya anak perwira menengah (Pemen) TNI AU, CHR (16). Hal itu diketahui setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sekitar kawasan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Read more »
Fakta-fakta Pemuda Tewas Terbakar di Lanud Halim, Anak Pamen TNISeorang remaja berinisial CHR (16) ditemukan tewas terbakar di Pos Spion Ujung Landasan 24 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Berikut faktanya.
Read more »
Ada 6 Luka Tusuk di Dada Anak Pamen TNI AU yang Tewas Terbakar di Lanud HalimHasil autopsi yang dilakukan oleh pihak kepolisian menyebutkan bahwa terdapat enam luka tusuk pada jasad anak perwira menengah (Pamen) TNI AU berinisial CHR (16)
Read more »
Anak Perwira TNI AU Masih Hidup saat Terbakar di Lanud HalimAnak perwira menengah (Pamen) TNI AU berinisial CHR, 16, diduga masih hidup saat terbakar di Pos Spion Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Read more »
Pengusutan Kasus Tewasnya Anak Perwira Menengah TNI AU di Pos Lanud Halim Terus Berlanjut!Pengusutan kasus tewasnya anak perwira menengah TNI AU, di Pos Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta, terus berlanjut. Olah TKP sudah digelar oleh penyidi
Read more »