Sebuah studi memberikan bukti ilmiah baru tentang hubungan antara hilangnya es laut Arktika dan peristiwa cuaca dingin ekstrem di garis lintang tengah.
Sebuah studi gabungan yang dilakukan oleh Universitas Lanzhou memberikan bukti ilmiah baru tentang hubungan antara hilangnya es laut Arktika dan peristiwa cuaca dingin ekstrem di garis lintang tengah.
Profesor College of Atmospheric Sciences di Universitas Lanzhou Tian Wenshou membenarkan bahwa mencairnya es laut Arktika akan mendukung prediksi terjadinya cuaca dingin yang ekstrem untuk jangka pendek. “Dalam beberapa dasawarsa terakhir, garis lintang tengah Belahan Bumi Utara yang berpenduduk padat sering dilanda cuaca dingin ekstrem, yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan kerugian ekonomi yang serius,” jelasnya. Sejumlah studi sebelumnya menunjukkan bahwa hilangnya es laut Arktika secara drastis merupakan salah satu penyebabnya, namun kaitannya masih belum jelas. Tim peneliti Tian bergabung dengan tim peneliti dari luar negeri untuk melakukan penelitian tersebut.
Keadaan itu telah terbukti menjadi premis utama dari hubungan Kutub Utara dan garis lintang tengah. Studi tersebut mengkonfirmasi peran penting gabungan stratosfer-troposfer dalam pemanasan Arktika yang disebabkan oleh hilangnya es di laut, yang terkonfirmasi oleh simulasi model dengan variabilitas stratosfer yang diredam.
Hasil studi itu menunjukkan bahwa sebagian besar pemanasan yang diamati di Arktika bagian tengah ke atas disebabkan oleh respons dinamis terhadap hilangnya es laut Arktika, tempat gabungan stratosfer-troposfer memainkan peran utama. Hasil studi itu telah dipublikasikan dalam jurnal npj Climate and Atmospheric Science.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Studi kaitkan hilangnya es laut Arktika dengan cuaca dingin ekstremSebuah studi gabungan baru memberikan bukti ilmiah baru tentang hubungan antara hilangnya es laut Arktika dan peristiwa cuaca dingin ekstrem di garis lintang ...
Read more »
Hasil Studi: 34 Menit Tunda Waktu Tidur Tingkatkan Risiko HipertensiMENUNDA waktu tidur bahkan hanya 34 menit dapat meningkatkan risiko seseorang terkena hipertensi atau tekanan darah tinggi, menurut studi dalam jurnal Hypertension.
Read more »
Studi Ungkap Cara Mudah Temukan Orang Narsis: Lihat Alisnya!Menurut hasil penelitian terbaru ada satu fitur wajah yang bisa menandakan seseorang memiliki kepribadian narsistik.
Read more »
Bukti manusia purba pernah teler karena halusinogen 3.000 tahun yang lalu - BBC News IndonesiaTemuan ini diyakini sebagai bukti langsung tertua di Eropa tentang pemakaian obat halusinogen oleh manusia. Bagaimana proses para peneliti menemukannya?
Read more »
Siswa MAN IC Serpong Ini Diterima di 13 Kampus Luar Negeri, Persiapan Sejak SMPSiswa MAN IC Serpong berhasil diterima di 13 universitas luar negeri dalam 15 program studi.
Read more »