Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyebut pengembangan proyek Rempang Eco-City terkesan buru-buru agar investor tak mencabut dukungan mereka.
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa percepatan pengembangan proyek Rempang Eco-City perlu dilakukan dengan cepat.
"Kalau kita terlalu lama, memangnya mereka mau menunggu kita? Kita butuh mereka, tapi di sisi lain, juga harus menghargai yang di dalam," kata Bahlil di Batam, Kepulauan Riau, Minggu .
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Relokasi Warga Pulau Rempang, Segini Hitungan Ganti Rugi dari PemerintahPemerintah ingin merelokasi warga di Pulau Rempang untuk mewujudkan kawasan Rempang Eco City.
Read more »
Pasca Polisi-Warga Bentrok, 3 Menteri Rapat Bahas Percepatan Pengembangan Rempang Eco CityBahlil mengungkapkan kalau dirinya mendapatkan arahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk kembali turun ke Kota Batam guna mengawal percepatan pengembangan kawasan Rempang.
Read more »
Rempang Eco City Punya Siapa? Investasi China hingga Keterlibatan Tomy WinataPembangunan proyek Rempang Eco City di Pulau Rempang, Kota Batam, Riau menjadi sorotan setelah mendapat penolakan dari masyarakat. Lantas Rempang Eco City punya siapa?
Read more »
Bahlil Datangi Batam Terkait Kisruh Rempang Eco CityBahlil Lahadalia mengonfirmasi bahwa dirinya telah berada di Batam terkait dengan konflik warga dengan pengembangan Rempang Eco City.
Read more »
Ada Nama Tomy Winata dan Perusahaan Cina di Proyek Rempang Eco CityNama pengusaha Tomy Winata muncul seiring rencana pembangunan Rempang Eco City di Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Read more »
DPR: Investasi Rempang Eco-City Jangan Hilangkan Hak Tinggal MasyarakatAnggota Komisi V DPR RI Cen Sui Lan menegaskan investasi di Pulau Rempang, Batam, jangan sampai menghilangkan hak tinggal masyarakat karena terdampak proyek yang termasuk PSN.
Read more »