Soal Laut China Selatan, Presiden Filipina: Kami Tidak Cari Masalah tapi Mempertahankan Wilayah

Malaysia News News

Soal Laut China Selatan, Presiden Filipina: Kami Tidak Cari Masalah tapi Mempertahankan Wilayah
Malaysia Latest News,Malaysia Headlines
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 45 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 21%
  • Publisher: 83%

Itu adalah kali pertama Presiden Ferdinand Marcos Jr berbicara secara terbuka menentang pemasangan penghalang terapung sepanjang 300 meter oleh China.

Liputan6.com, Manila - Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr mengatakan pada Jumat , negaranya tidak menginginkan konfrontasi, namun akan dengan gigih mempertahankan perairannya. Hal itu disampaikannya setelah penjaga pantai Filipina membongkar penghalang terapung yang dipasang China di perairan dangkal yang disengketakan di Laut China Selatan.

"Kami tidak mencari masalah, namun yang akan kami lakukan adalah terus mempertahankan wilayah maritim Filipina dan hak-hak nelayan kami, yang telah menangkap ikan di wilayah tersebut selama ratusan tahun," ujar Marcos Jr, seperti dilansir AP, Minggu . Setelah penjaga pantai Filipina membongkar tali dan jaring pembatas di muara Scarborough Shoal, kata Marcos, kapal-kapal nelayan Filipina kembali memasuki laguna dangkal itu dan menangkap sekitar 164 ton ikan dalam satu hari.

2 dari 2 halamanKlaim ChinaJuru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengatakan dalam konferensi pers di Beijing pada Rabu bahwa dangkalan tersebut adalah wilayah bawaan China. Sikap Marcos yang lebih konfrontatif berbeda dengan pendahulunya, Rodrigo Duterte, yang membina hubungan baik dengan China dan Rusia, namun sering mengkritik kebijakan keamanan AS dan Barat.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

Malaysia Latest News, Malaysia Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

China dan Filipina saling gertak di Laut China SelatanChina dan Filipina saling gertak di Laut China SelatanSituasi memanas lagi setelah kapal penjaga pantai China (CCG) memasang penghalang apung (buoy) di sekitar Karang Scarborough, Laut China Selatan (LCS), yang ...
Read more »

China klaim sukarela singkirkan penghalang apung di Laut China SelatanChina klaim sukarela singkirkan penghalang apung di Laut China SelatanBeijing pada Kamis (28/9) menegaskan bahwa China mengambil langkah sukarela pada Rabu (27/9) malam untuk membongkar penghalang terapung di Laut China Selatan ...
Read more »

Alasan Produsen Seafood DSFI Tanam 50 Pohon Mangrove: Dari Laut untuk Laut!Alasan Produsen Seafood DSFI Tanam 50 Pohon Mangrove: Dari Laut untuk Laut!Dari laut untuk laut jadi alasan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk menanam 50 pohon mangrove di Taman Mangrove Jakarta.
Read more »

Kritik Kebijakan Impor Gandum ke Presiden Jokowi, Megawati: Tuh Bapak Presiden, Dengarkan!Kritik Kebijakan Impor Gandum ke Presiden Jokowi, Megawati: Tuh Bapak Presiden, Dengarkan!Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengkritik pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait impor pangan, khususnya gandum.
Read more »

Megawati Kritik Presiden soal Impor Gandum, Begini Jawaban JokowiMegawati Kritik Presiden soal Impor Gandum, Begini Jawaban JokowiPresiden RI Joko Widodo (Jokowi) menanggapi kritikan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait impor pangan. Jokowi mengaku setuju dengan usulan Megaw
Read more »



Render Time: 2025-02-26 19:56:03