Sebanyak 50 ribu reagen PCR dan 20 ribu RNA extraction untuk mendeteksi infeksi virus corona atau COVID-19 didatangkan ke Indonesia dari Korea Selatan. COVID19
Seorang dokter menunjukkan alat tes swab virus Corona berupa Polymerase Chain Reaction diagnostic kit di Laboratorium Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta, Senin . ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj/am.untuk mendeteksi infeksi virus corona atau COVID-19 didatangkan ke Indonesia dari Korea Selatan.
“Setibanya di Jakarta kami langsung berkoordinasi dengan rekan-rekan terkait lintas kementerian, untuk mengamankan prosesbarang di Bandara Soekarno-Hatta,” kata Rizqi Adri Muhammad, diplomat muda KBRI Seoul yang mengawal pengiriman alat tes COVID-19 ke Jakarta. “Kami berharap semoga fasilitasi pengiriman alat tes dan alat kesehatan tersebut dapat mendukung sepenuhnya upaya penanggulangan penyakit COVID-19 di Indonesia,” ujar Rizqi dalam video yang dikirim oleh KBRI Seoul, Senin.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
50 Ribu Reagent untuk Tes PCR Covid-19 Tiba di IndonesiaPemerintah sudah menetapkan 19 laboratorium untuk pendeteksian COVID-19 di seluruh Indonesia. tesPCR
Read more »
Flu Spanyol Bunuh 50 Juta Jiwa pada 1918, Jangan Terulang pada Covid-19Flu Spanyol Bunuh 50 Juta Jiwa pada 1918, Jangan Terulang pada Covid-19. Salah satunya jangan mencabut Social Distancing terlalu cepat ....
Read more »
50 Ribu Alat Tes PCR Corona Covid-19 dari Korsel Tiba di IndonesiaButuh perjuangan yang tak mudah untuk mendatangkan alat tes virus corona yang tengah diburu banyak negara di dunia itu.
Read more »
50 Ribu Tes PCR Covid-19 dari Korsel Tiba di IndonesiaDia berharap dalam sepekan ke depan akan bisa mendapatkan sekitar 495 ribu bahan untuk pemeriksaan Covid-19.
Read more »
50 Migran Guatemala Dideportasi dari AS Positif Covid-19 |Republika OnlinePresiden Guatemala mengatakan 50 migran yang dideportasi dari AS positif Covid-19
Read more »
Studi: Infeksi Corona Bisa 50 Kali Lipat dari yang DilaporkanPenelitian dari Universitas Stanford, AS menemukan infeksi virus corona di dunia 50 hingga 85 kali lipat lebih tinggi dari yang banyak laporan resmi.
Read more »