Adaro Energy (ADRO) menjadi saham berkapitalisasi pasar besar yang bergerak negatif sejak awal tahun dan menjadi pemberat indeks (laggard).
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Saham emiten batu bara PT Adaro Energy Indonesia Tbk. menjadi saham berkapitalisasi pasar besar yang bergerak negatif sejak awal tahun dan menjadi pemberat indeks atau laggard.
Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Desy Israhyanti menilai melempemnya saham ADRO sejak awal tahun ini memang sejalan dengan penurunan sektor energi, imbas pelemahan harga batu bara dan outlook kinerja batu bara tahun ini yang diperkirakan mengalami normalisasi. "Prospek ADRO kami lihat masih akan baik seiring dengan ketidakpastian ekonomi yang masih tinggi, sehingga demand berpotensi meningkat," ujar Desy kepada Bisnis, Rabu .
"Dalam jangka pendek kami perkirakan ADRO akan rawan terkoreksi untuk menguji rentang 2.780-2.900. Selama ADRO tidak terkoreksi ke bawah 2.600 maka ADRO akan berpeluang menguat kembali. Secara teknikal kami rekomendasikan buy on weakness," ucap Herditya.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Bagi Dividen Rp555,4 Miliar, Setiap Pemegang Saham Cimory Dapat Rp70 per Lembar SahamDividen kepada para pemegang saham mencapai Rp555,4 miliar atau 53,37% dari perolehan laba bersih 2022 yang tercatat sebesar Rp1,06 triliun.
Read more »
IHSG ditutup melemah dipimpin saham sektor teknologiIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup melemah dipimpin oleh saham-saham sektor teknologi. IHSG ditutup ...
Read more »
Japfa Comfeed (JPFA) Bagikan Dividen Rp50 per Saham, Cek Lengkapnya!PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) akan membagikan dividen Rp50 per saham untuk tahun buku 2022.
Read more »
Punya Saham di Perusahaan Konsultan Pajak, Pegawai Pajak Diperiksa KPK |Republika OnlineSaat ini, pegawai pajak itu sudah hadir di Gedung Merah Putih KPK.
Read more »
Diam-diam Softbank Lepas Rp 1 Triliun Saham GOTOPemegang saham yang terafiliasi dengan perusahaan investasi Softbank, SVF GT Subco, diam-diam melepas kepemilikan sahamnya secara signifikan di GoTo.
Read more »
Saham NTBK Tiarap, Presiden Komisaris Jual Lagi Rp135 JutaPresiden Komisaris PT Nusatama Berkah Tbk. (NTBK) Andri Budhi Setiawan mengurangi koleksi kepemilikan sahamnya atas perusahaan.
Read more »