Rusia sebut AS telah melewati semua batas diplomatik dan norma etika
Moskow menilai penentangan AS terhadap perang Rusia-Ukraina, yang sudah berlangsung selama 13 bulan, adalah upaya untuk menegakkan kekuasaan Amerika.
Sementara itu, Lavrov menilai Cina"yang mencerminkan tradisi peradaban besar berusia lebih dari seribu tahun" telah mengembangkan gaya reaksi uniknya sendiri terhadap tekanan diplomatik AS." itu mencakup harga diri, analisis mendalam tentang segala sesuatu yang terjadi, dan menghindari tindakan tergesa-gesa," tutur dia.
Komentar Lavrov muncul empat hari setelah Presiden Cina Xi Jinping mengakhiri kunjungannya ke Moskow, di mana dia bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membahas hubungan bilateral dan usulan Beijing untuk penyelesaian perang Rusia-Ukraina secara damai. Di lain pihak, AS mengatakan Cina tidak bisa menjadi mediator perang yang tidak memihak dan karena itu Washington menolak proposal Cina tersebut.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Rusia Tuding AS Bertindak Lampaui Batas Norma Etika Demi HegemoninyaMenlu Rusia, Sergey Lavrov, mengatakan AS telah melewati semua batas diplomatik dan norma etika dalam upaya menegaskan hegemoni atau pengaruh kekuasaan atas bangsa lain.
Read more »
Rusia tuding AS bertindak lampaui batas untuk tegaskan kekuasaanMenlu Rusia mengatakan Amerika Serikat telah melewati 'semua batas' diplomatik dan norma etika dalam upaya menegaskan hegemoni atau pengaruh kekuasaan atas bangsa lain.
Read more »
Putin Tuding Barat Sengaja Umumkan Pasokan Amunisi Ukraina saat Pembicaraan Rusia-ChinaPresiden Rusia Putin mengatakan pihak Barat sengaja mengumumkan rencana untuk mengirim amunisi ke Ukraina selama kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Rusia.
Read more »
Serangan Rusia di Bakhmut Terhenti, Kemenhan Rusia dan Grup Wagner BersitegangBerhentinya serangan di Bakhmut tak lepas dari faktor ketegangan antara Kementerian Pertahanan Rusia dengan tentara bayaran Grup Wagner.
Read more »
Netanyahu Panen Musuh dengan RUU Reformasi Peradilan, Mahkamah Agung Israel Diminta BertindakPM Israel Benjamin Netanyahu didera gelombang protes usai pemerintahannya mengajukan rancangan undang-undang yang bakal mereformasi sistem peradilan negara itu.
Read more »
Amerika Tuding Iran di Balik Serangan Tewaskan Warganya di Suriah, Janji Balas Dendam |Republika OnlinePesawat tak berawak serang warga Amerika Serikat di timur laut Suriah
Read more »