Berbagai kalangan ramai mengkritik proyek Rempang Eco City usai proyek itu memicu konflik pertanahan dengan warga setempat.
Lembaga Adat Melayu Riau mengeluarkan pernyataan sikap atau maklumat terkait polemik relokasi warga Rempang, Batam, Kepulauan Riau yang dilakukan pemerintah demi proyek strategis nasional Eco City.
Saurlin berpendapat polemik relokasi di Rempang menyangkut permasalahan tanah, bukan kriminalitas. Dia menyebut warga yang menolak relokasi juga semata-mata hanya untuk mempertahankan tanahnya. Massa Aliansi Melayu Sumatera Utara melakukan aksi di Makam Pahlawan Medan Jalan Sisingamangaraja, Medan. Mereka mendesak pemerintah agar menghentikan proyek strategis nasional Rempang Eco City di Pulau Rempang dan Galang, Kepulauan Riau.