Presiden Korea Selatan Peringatkan Soal Kerja Sama Militer Rusia-Korea Utara

Malaysia News News

Presiden Korea Selatan Peringatkan Soal Kerja Sama Militer Rusia-Korea Utara
Malaysia Latest News,Malaysia Headlines
  • 📰 voaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 71 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 32%
  • Publisher: 63%

Presiden Korea Selatan mengatakan komunitas internasional “akan bersatu lebih erat” untuk mengatasi peningkatan kerja sama militer antara Rusia dan Korea Utara, di saat dia berencana mengangkat masalah itu ke hadapan para pemimpin dunia di sidang Majelis Umum PBB minggu ini. Kekhawatiran...

Presiden Korea Selatan mengatakan komunitas internasional “akan bersatu lebih erat” untuk mengatasi peningkatan kerja sama militer antara Rusia dan Korea Utara, di saat dia berencana mengangkat masalah itu ke hadapan para pemimpin dunia di sidang Majelis Umum PBB minggu ini.

Kekhawatiran mengenai hubungan Rusia-Korea Utara telah berkembang sejak pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melakukan perjalanan ke Rusia pekan lalu untuk menghadiri pertemuan puncak dengan Presiden Vladimir Putin dan mengunjungi sejumlah situs militer dan teknologi terkenal.

“Kerja sama militer antara Korea Utara dan Rusia adalah ilegal dan tidak adil karena bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB dan berbagai sanksi internasional lainnya,” kata Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol dalam tanggapan tertulis atas pertanyaan dari kantor berita“Komunitas internasional akan bersatu lebih erat dalam menanggapi langkah tersebut,” katanya.

Selama di New York, Yoon mengatakan akan mengadakan pertemuan bilateral dengan para pemimpin sekitar 30 negara. Yoon mengatakan dia akan berusaha menggunakan pertemuan puncak tersebut untuk membahas kerja sama bilateral dan menjelaskan harapan Korea Selatan untuk menjadi tuan rumah World Expo 2030 di Busan, kota terbesar kedua di Korea Selatan.

Di saat kerja sama Rusia-Korea Utara dikhawatirkan dapat meningkatkan kemampuan Rusia dalam perang di Ukraina, kerja sama tersebut juga menimbulkan kekhawatiran keamanan di Korea Selatan, di mana banyak pihak berpikir peralihan teknologi senjata yang canggih akan membantu Korea Utara mendapatkan satelit mata-mata yang berfungsi, kapal selam bertenaga nuklir dan rudal yang canggih.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

voaindonesia /  🏆 15. in İD

Malaysia Latest News, Malaysia Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Kim Jong Un dan Vladimir Putin Bertukar Senapan hingga AS Kecam Kerja Sama Militer Korut-RusiaKim Jong Un dan Vladimir Putin Bertukar Senapan hingga AS Kecam Kerja Sama Militer Korut-RusiaPresiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di pusat antariksa tercanggih di Rusia, di tengah peringatan dari Amerika dan Korea Selatan terhadap potensi transfer senjata.
Read more »

Kalah Mental dengan Asnawi Mangkualam, Striker Vietnam Resmi Pulang Kampung Tinggalkan Liga Korea SelatanKalah Mental dengan Asnawi Mangkualam, Striker Vietnam Resmi Pulang Kampung Tinggalkan Liga Korea SelatanStriker Vietnam resmi pulang kampung.
Read more »

Video: Ramai Demo Guru di Korea Selatan, Ini Tuntutannya!Video: Ramai Demo Guru di Korea Selatan, Ini Tuntutannya!Ramai Demo Guru di Korea Selatan, Ini Tuntutannya!
Read more »

Tinggalkan Asnawi di Korea Selatan, Momok Timnas Indonesia Pulang Kampung ke VietnamTinggalkan Asnawi di Korea Selatan, Momok Timnas Indonesia Pulang Kampung ke VietnamMomok timnas Indonesia, Nguyen Van Toan memutuskan meninggalkan Korea Selatan untuk pulang ke Vietnam. Dengan begitu, Asnawi Mangkualam menjadi pemain Asia Tenggara yang tersisa di K-League 2.
Read more »



Render Time: 2025-02-27 03:41:20