Praktisi Komunikasi Sebut Pernyataan 'Aura Jokowi Pindah ke Prabowo' Terkait dengan Visi |Republika Online

Malaysia News News

Praktisi Komunikasi Sebut Pernyataan 'Aura Jokowi Pindah ke Prabowo' Terkait dengan Visi |Republika Online
Malaysia Latest News,Malaysia Headlines
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 69 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 31%
  • Publisher: 63%

Ridha menilai tak ada transisi kepemimpinan melalui putra mahkota sejak RI merdeka.

Ridha menilai, pernyataan itu dapat dipahami sebagai perilaku, sikap, dan pandangan Jokowi bisa terproyeksikan pada lingkungan sekitarnya. Terutama pada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Ia mengatakan, terlalu dibuat-buat jika ada pihak yang menanggapi pernyataan tersebut sebagai upaya transisi kepemimpinan tahun 2024. Sebab, kata dia, tidak ada transisi kepemimpinan melalui putra mahkota atau putri mahkota dalam budaya politik di Indonesia sejak Proklamasi Kemerdekaan 1945."Secara historis tidak pernah ada kepemimpinan yang diwariskan. Sejak transisi dari Sukarno, Suharto, Habibie, Gusdur, Megawati, SBY, dan Jokowi," katanya.

Selain itu, menurut Ridha, secara kultural tidak pernah dikenal dalam budaya kepemimpinan yang namanya Aura Keprabon."Sesuatu itu berasal dari luar, dikenal istilah Wahyu Keprabon yang kemudian dalam UUD 1945 Wahyu Keprabon tersebut adalah GBHN dan dalam UUD amendemen Wahyu Keprabon tersebut adalah hasil dari pemilihan presiden," tegasnya.

Ridha menilai, dalam analisisi komunikasi pernyataan 'aura jokowi pindak ke Prabowo', Budi Gunawan sebagai pengirim pesan, masyarakat atau audiens sebagai penerima pesan. Sementara, ujarnya, pihak-pihak yang menanggapi pernyataan itu sehingga menjadi kebisingan atau kegaduhan dapat diposisikan sebagai unsur noise dalam komunikasi.

Menurutnya, munculnya noise ini wajar karena dalam demokrasi, ada hak menyatakan pendapat."Namun perilaku nyiyir tidak dapat disamakan sebagai hak menyatakan pendapat," ujar Ridha.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Malaysia Latest News, Malaysia Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Soroti Alat Bukti Lemah, Praktisi Hukum Sebut Teddy Minahasa Layak BebasSoroti Alat Bukti Lemah, Praktisi Hukum Sebut Teddy Minahasa Layak BebasDua alat bukti dalam kasus dugaan peredaran narkoba Teddy Minahasa, yaitu percakapan dalam WhatsApp dan pengakuan tersangka dianggap tidak kuat.
Read more »

Cerita Havertz Terbebani Harga Transfernya Sebut-sebut MessiCerita Havertz Terbebani Harga Transfernya Sebut-sebut MessiKai Havertz sempat merasa terbebani dengan harga transfernya yang tinggi. Havertz mengatakan, banderol harga yang besar praktis diiringi ekspektasi besar pula.
Read more »

Praktisi Pariwisata Merespons Usulan Koster Cabut VoA Turis Rusia & UkrainaPraktisi Pariwisata Merespons Usulan Koster Cabut VoA Turis Rusia & UkrainaPraktisi Pariwisata mulai merespons usulan Gubernur Bali Wayan Koster mencabut VoA turis Rusia & Ukraina yang berkunjung ke Pulau Dewata
Read more »

Perguruan Tinggi Manfaatkan Praktisi MengajarPerguruan Tinggi Manfaatkan Praktisi MengajarPraktisi Mengajar yang memberikan kesempatan dosen dan praktisi berkolaborasi dalam perkuliahan disambut antusias. Namun, perbaikan-perbaikan perlu dilakukan untuk memastikan para praktisi mampu berbagi keahlian. Dikbud AdadiKompas
Read more »

Praktisi Hukum Nilai Bukti-Bukti Kasus Teddy Minahasa LemahPraktisi Hukum Nilai Bukti-Bukti Kasus Teddy Minahasa LemahPraktisi Hukum Erwin Kallo menilai seharusnya Irjen Teddy Minahasa dibebaskan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) atas dugaan kasus peredaran narkoba.
Read more »



Render Time: 2025-04-03 11:33:23