China dituding memasang penghalang di wilayah sengketa Laut China Selatan (LCS) yang bersengketa dengan Filipina. Manila mengutuk keras Beijing.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri China menolak tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai sesuatu yang salah dan tidak berdasar.
"Kami menyarankan pihak berwenang Filipina untuk tidak menggunakan informasi palsu untuk membuat lelucon politik," kata Juru Bicara Mao Ning kepada wartawan. China sendiri mengklaim sebagian besar wilayah LCS hingga 90%. Bahkan pemerintah Presien Xi Jinping, baru-baru ini memperbaruhi peta China dengan prinsip baru"10 garis putus-putus". Hal ini kerap membuatnya tegang dengan sejumlah negara Asia Tenggara.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Paus Fransiskus: Barat Tak Boleh Main-main dengan UkrainaPaus mulai berbicara secara acak tentang industri senjata dan perang.
Read more »
Pesona BCL Baru Bangun Tidur di Los Angeles, Rambut Acak-acakan Tapi Tetap SeksiDi usianya yang kini menginjak 40 tahun, penampilan Bunga Citra Lestari atau BCL dipuji cantik dan makin muda.
Read more »
Pasar Kutabumi Tangerang Hancur Diacak-acak Massa Preman, Polisi Turun TanganTak hanya merusak, ratusan preman juga menculik dan menganiaya tiga orang pedagang
Read more »
China Pasang Penghalang Terapung di Laut China SelatanKeberadaan penghalang terapung China disesalkan Filipina karena sampai menghalangi warga untuk masuk dan menangkap ikan di Laut China Selatan.
Read more »
Filipina Tuding Tiongkok Pasang Penghalang Terapung di Wilayah LCSFilipina menyebut pemerintah Tiongkok telah memasang penghalang terapung di salah satu kawasan Laut China Selatan yang membuat nelayan mereka tak bisa melaut.
Read more »