Polusi dan udara panas yang tengah melanda tanah air dapat memicu mata kering. Simak cara mengatasinya
jpnn.com, JAKARTA - Polusi dan udara panas yang sedang melanda di tanah air memicu terjadinya mata kering. Kondisi ini menyebabkan rasa tidak nyaman, bahkan mengganggu penglihatan.
Gejala lain dari mata kering, seperti gatal, mata berair, lelah, terasa sakit atau berat, sensasi ada benda asing, keluar kotoran, mata merah, penglihatan buram fluktuaktif, dan rasa panas atau terbakar. Ada sejumlah tindakan yang dapat diambil untuk mencegah mata kering, yakni menggunakan air filter untuk mengurangi paparan partikel-partikel yang dapat memengaruhi kualitas air mata.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
5 Tips Berolahraga di Tengah Tingginya Polusi Udara, Begini Kata DokterDokter mengungkap sejumlah kiat agar bisa tetap berolahraga di tengah polusi udara yang kian buruk di Jakarta dan sekitarnya
Read more »
Kiat berolahraga di daerah dengan tingkat polusi udara tinggiDokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Sukamto Koesnoe, SpPDD-KAI, FINASIM memberikan sejumlah kiat agar warga yang tinggal di daerah dengan polusi udara ...
Read more »
Begini Kiat Berolahraga di Tempat dengan Polusi Udara TinggiDokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Sukamto Koesnoe, SpPDD-KAI, FINASIM memberikan sejumlah kiat berolahraga di daerah dengan polusi udara
Read more »
Lingkaran Setan Polusi Udara dan Krisis Iklim, Antisipasinya?Penyumbang emisi gas rumah kaca secara global dihasilkan dari berbagai sektor.
Read more »
Jangan Salah, Polusi Udara Tidak Hanya Terjadi Di Luar RuanganPolusi udara dalam ruangan serta kendaraan umum justru dua hingga lima kali lebih besar dibandingkan udara luar ruangan
Read more »
Pengamat Sebut Kurangi Polusi Udara Lewat WFH Bisa Tekan Pertumbuhan EkonomiHeri menjelaskan, mengurangi polusi udara lewat work from home (WFH) justru kontra dengan pertumbuhan ekonomi regional, bahkan menekan potensi pertumbuhan sekitar 0,73%.
Read more »