Bila politikus punya kritikan soal penanggulangan COVID-19, lebih baik disiapkan juga solusinya. Covid-19
jpnn.com, JAKARTA - Pengamat dan Praktisi Pendidikan Prof Asep Syaifuddin menilai, pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB belum cukup menangkal penyebaran COVID-19. Budaya hidup bersih masyarakat harus diberlakukan."Saat ini, kita sedang dihadapkan pada persoalan serius kelangsungan hidup kemanusiaan, maka satu-satunya langkah adalah persatuan," kata Prof Asep, Selasa .
Baca Juga: Akibat efek utama itu maka semua sektor dan lapisan masyarakat terkena dampaknya, yakni kelumpuhan ekonomi. Hal itu terjadi karena proses penularan COVID-19 ini melalui kontak manusia ke manusia. Bilamana ini tidak dilakukan lewat jarak sosial dan fisik, sudah dipastikan perluasannya tidak bisa dibendung.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Tangani 394 Pasien Positif Covid-19\nSedangkan pasien dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 123 orang dan pasien berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) 46 orang.
Read more »
Beda dengan Negara Lain, Indonesia Punya RS Tanpa Dinding Saat Pandemi Covid-19Di negara lain tidak punya rumah sakit tanpa dinding.
Read more »
Sumbar Kini Punya Tiga RS Rujukan Covid-19 |Republika OnlineSumbar kini punya tiga RS rujukan dan 27 ruang isolasi Covid-19
Read more »
Depok Punya 902 Kampung Siaga Covid-19 |Republika OnlineKampung Siaga akan difungsikan sebagai sarana sosialisasi COVID-19.
Read more »
Dampak Covid-19, Ini Program Lebaran yang Dibatalkan Dirjen PerkeretaapianProgram pertama pertama yang tidak ada adalah pengangkutan motor gratis. Biasanya program ini rutin dilakukan ketika Lebaran.\n
Read more »
Pasien Covid-19 Sembuh Meningkat, Optimisme Masyarakat Terus DidorongHingga Minggu (12/4/2020), jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 mencapai 359 orang.
Read more »