Pertumbuhan Ekonomi Bisa Semakin Tertekan
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyebutkan pertumbuhan ekonomi berisiko tertekan setelah diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar di sejumlah wilayah untuk memutus penyebaran wabah virus corona ."Kita tahu akhir Maret lalu inflasi rendah, yaitu 2,96 persen , dan ada risiko penurunan pertumbuhan ekonomi kita," ujar dia, kemarin.
"Masalahnya sekarang bagaimana agar likuiditas di pasar uang dan perbankan ini bisa dimanfaatkan oleh sektor riil," kata dia. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pembagian bantuan sosial untuk masyarakat yang terkena dampak wabah Covid-19 telah dirancang secara merata. Pemerintah, kata dia, berupaya menjaga daya beli masyarakat."Kami terus memperbaiki basis datanya sehingga seluruh program bantuan sosial bisa sesuai target," ujar dia.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
DPR Tunda Pembahasan Revisi Undang-Undang Minerba - Ekonomi dan Bisnis - koran.tempo.coPenundaan dapat dimanfaatkan untuk mengkaji ulang substansi aturan.
Read more »
Kementerian Pertanian Telusuri Jejak Penyebaran Corona - Ekonomi dan Bisnis - koran.tempo.coKementerian Pertanian Telusuri Jejak Penyebaran Corona
Read more »
Pengusaha Hotel Genjot Inovasi Pelayanan - Ekonomi dan Bisnis - koran.tempo.coSejumlah penginapan menawarkan paket khusus untuk meredam anjloknya tingkat okupansi.
Read more »
Permintaan APD Tak Cukup Menggerakkan Industri Tekstil - Ekonomi dan Bisnis - koran.tempo.coKontribusi permintaan alat pelindung diri dan masker hanya 3 persen.
Read more »
Bank Indonesia Mengklaim Skema Repo Line Memperkuat Rupiah - Ekonomi dan Bisnis - koran.tempo.coBank Indonesia Mengklaim Skema Repo Line Memperkuat Rupiah
Read more »
Peretail Lakukan Inovasi Layanan Belanja - Ekonomi dan Bisnis - koran.tempo.coPertumbuhan industri retail diperkirakan tak akan melebihi angka tahun lalu.
Read more »