Perludem: Terlalu Beresiko Pilkada Digelar 9 Desember

Malaysia News News

Perludem: Terlalu Beresiko Pilkada Digelar 9 Desember
Malaysia Latest News,Malaysia Headlines
  • 📰 Beritasatu
  • ⏱ Reading Time:
  • 52 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 24%
  • Publisher: 59%

Titi melihat pilihan pemungutan suara tanggal 9 Desember 2020 sebenarnya belum sepenuhnya final.

Jika dilihat dari kesimpulan rapat, kepastian pelaksanaan pilkada masih bergantung pada status penanganan Covid-19 pasca masa tanggap darurat sampai dengan 29 Mei mendatang. Ini artinya pelaksanaan masih menyimpan ketidakpastian.

Titi menegaskan lebih baik bila jadwal pemungutan suara dipilih waktu yang memang relatif panjang, misalnya ditunda 9 bulan. Jika itu dilakukan maka pemungutan suara bisa diadakan pada Juni 2021. Dengan demikian proses persiapan bisa lebih maksimal, dan ada waktu yang memadai bagi penyelenggara, pemilih, dan peserta untuk mengakselerasi kembali situasi sosial dan psikologis pascaa pandemi Covid 19.

Dia melihat ada inkonsistensi sikap pemerintah terkait anggaran. Pada rapat di DPR tanggal 30 Maret lalu, Mendagri Tito Karnavian menyatakan anggaran pilkada yang belum digunakan akan dialihkan untuk penanganan Covid-19. Namun pada rapat bersama DPR pada Selasa , malah meminta anggaran pilkada dibekukan.

Seperti diketahui, dalam rapat kerja antara DPR, pemerintah, dan KPU pada Selasa , disepakati pilkada digelar tanggal 9 Desember nanti. Jadwal itu mundur tiga bulan dari jadwal sebelumnya yang ditetapkan 23 September 2020. Pemunduran jadwal itu akibat penyebaran Covid 19 yang sekarang masih berlangsung.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

Beritasatu /  🏆 26. in İD

Malaysia Latest News, Malaysia Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Pemerintah dan DPR Sepakat Pilkada Digelar 9 Desember 2020Pemerintah dan DPR Sepakat Pilkada Digelar 9 Desember 2020Pemerintah dan Komisi II DPR RI setuju pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 diundur pada 9 Desember 2020 akibat wabah virus corona.
Read more »

Penundaan Pilkada Serentak pada Desember 2020 Dinilai Tak EfektifPenundaan Pilkada Serentak pada Desember 2020 Dinilai Tak EfektifDirektur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini menilai penundaan Pilkada Serentak pada...
Read more »

Pilkada Serentak 2020 Digelar Desember Dinilai Kurang RealistisPilkada Serentak 2020 Digelar Desember Dinilai Kurang RealistisPilkada Serentak 2020 yang seharusnya digelar September 2020 ditunda menjadi Desember 2020. Keputusan pemerintah dan DPR...
Read more »

Perludem: Penundaan Pilkada ke Desember 2020 Kurang Efektif |Republika OnlinePerludem: Penundaan Pilkada ke Desember 2020 Kurang Efektif |Republika OnlinePenundaan pilkada pada Desember dengan catatan bisa menyesuaikan masa Covid-19.
Read more »

Skenario Utama Pilkada, Digelar 9 Desember 2020Skenario Utama Pilkada, Digelar 9 Desember 2020Skenario Utama Pilkada, Digelar 9 Desember 2020. Mendagri Tito Karnavian menjelaskan, pelaksanaan pilkada di bulan Desember 2020 dapat terlaksana apabila masa darurat bencana korona yang berlangsung hingga 29 Mei 2020 tidak diperpanjang.
Read more »

DPR dan Pemerintah Sepakat Pilkada Ditunda Sampai Desember 2020DPR dan Pemerintah Sepakat Pilkada Ditunda Sampai Desember 2020Komisi II DPR dan Pemerintah menyepakati penundaan Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah, dilaksanakan 9 Desember 2020, yang...
Read more »



Render Time: 2025-02-26 20:11:35