Perjalanan Panjang Salman Al-Farisi Mencari Kebenaran. Ikuti kisah inspiratif ini hanya di Kalam Sindonews
“Aku berasal dari Isfahan, warga suatu desa yang bernama “Ji,” tutur Salman mulai bercerita.Bapakku seorang bupati di daerah itu, dan aku merupakan makhluk Allah yang paling disayanginya. Aku membaktikan diri dalam agama Majusi, hingga diserahi tugas sebagai penjaga api yang bertanggung jawab atas nyalanyaBapakku memiliki sebidang tanah, dan pada suatu hari aku disuruhnya ke sana. Dalam perjalanan ke tempat tujuan, aku lewat di sebuah gereja milik kaum Nasrani.
Kami pun bersoal jawab melakukan diskusi dengan bapakku dan berakhir dengan dirantainya kakiku dan dipenjarakannya diriku. Sayang, uskup ini seorang yang tidak baik beragamanya, karena dikumpulkannya sedekah dari orang orang dengan alasan untuk dibagikan, ternyata disimpan untuk dirinya pribadi. Tatkala ia wafat aku pun berangkat ke Mosul dan menghubungi pendeta yang disebutkannya itu. Kuceriterakan kepadanya pesan dari uskup tadi dan aku tinggal bersamanya selama waktu yang dikehendaki Allah.
Aku berangkat ke sana dan tinggal bersamanya, sedang sebagai bekal hidup aku berternak sapi dan kambing beberapa ekor banyaknya.Kemudian dekatlah pula ajalnya dan kutanyakan padanya kepada siapa aku dipercayakannya. Aku dibawanya ke Madinah, dan demi Allah baru saja kulihat negeri itu, aku pun yakin itulah negeri yang disebutkan dulu. Aku tinggal bersama Yahudi itu dan bekerja di perkebunan kurma milik Bani Quraidhah, hingga datang saat dibangkitkannya Rasulullah yang datang ke Madinah dan singgah pada Bani ‘Amar bin ‘Auf di Quba.
Maka aku pun kembalilah bekerja. Setelah hari petang, kukumpulkan segala yang ada padaku, lalu aku keluar dan pergi menemui Rasulullah di Quba. Aku masuk kepadanya ketika beliau sedang duduk bersama beberapa orang anggota rombongan. Lalu kataku kepadanya: “Tuan-tuan adalah perantau yang sedang dalam kebutuhan. Kebetulan aku mempunyai persediaan makanan yang telah kujanjikan untuk sedekah.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Dua Sisi Mohammed bin Salman, Pemilik Baru Newcastle UnitedMohammed bin Salman, pemilik baru Newcastle United, dikenal sebagai pembawa perubahan bagi Arab Saudi sekaligus sosok anti kritik.
Read more »
Beli Newcastle United, Mohammed bin Salman Pernah Incar MUPembelian Newcastle United dilakukan karena Mohammed bin Salman ingin menyaingi pamor Sheikh Mansour yang membeli Manchester City pada 2008 lalu.
Read more »
Rumah Amal Salman Sulap Kantin Jadi Lumbung Pangan Perkotaan |Republika OnlineRumah Amal Salman melakukan pengepakan sembako untuk warga terdampak Covid-19.
Read more »
Ini Kekayaan Mohammed bin Salman, Pemilik Baru Newcastle UnitedPemilik baru Newcastle United, Mohammed bin Salman, memiliki kekayaan yang diprediksi bisa membuat klub itu kembali merajai Liga Inggris.
Read more »
Putri Saudi Memohon pada Raja Salman agar Dibebaskan dari PenjaraPutri Basmah mengaku kesehatannya memburuk di tahanan dan memohon kepada pamannya, Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud, agar...
Read more »
Masa Pandemi, Kantin Masjid Salman ITB Disulap Jadi Lumbung Sembako bagi Keluarga RentanSebelum pandemi corona Covid-19, kantin Masjid Salman ITB jarang sepi dari pengunjung.
Read more »