Otoritas kota Wuhan, China bagian tengah, melakukan perbaikan atau revisi data terkait virus Corona. Perbaikan data tersebut mengungkap lonjakan angka kematian.
Timbulnya perbaikan ini, ada tambahan 325 kasus dan 1.290 kematian di kota Wuhan. Otoritas kota Wuhan menjelaskan dan memberikan alasan soal perbaikan data tersebut.
Seperti dilaporkan kantor berita Xinhua News Agency, Jumat , revisi ini disampaikan oleh Markas Besar Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di kota Wuhan dalam pemberitahuan yang dirilis Jumat waktu setempat.Diumumkan dalam revisi itu bahwa total kasus virus Corona di Wuhan hingga 16 April memiliki tambahan 325 kasus, sehingga kini totalnya menjadi 50.333 kasus. Untuk jumlah total korban meninggal mengalami tambahan 1.290 orang, dengan demikian total kematian di kota Wuhan menjadi 3.869 orang.
Disebutkan lebih lanjut bahwa revisi ini dilakukan sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku, serta atas dasar prinsip bertanggung jawab atas sejarah, kepada rakyat dan para korban meninggal. Dipastikan oleh Markas Besar Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 bahwa informasi soal total kasus dan jumlah korban meninggal di Wuhan sangat terbuka dan transparan. Mereka juga memastikan bahwa data versi revisi ini akurat.
Otoritas kota Wuhan di China mengungkapkan alasan-alasan yang mendasari adanya revisi untuk total kasus dan jumlah korban meninggal akibat virus Corona di wilayahnya. Apa saja alasan itu?
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Wuhan Beberkan Alasan Revisi Data Kematian akibat CoronaKota Wuhan, Provinsi Hubei, China membeberkan alasan mengapa mereka merevisi data kematian dan kasus virus corona.
Read more »
VIDEO: Wuhan Revisi Data Kematian Corona, Naik 50 PersenKota Wuhan merevisi data kematian dan kasus virus corona. Dilaporkan angka kematian naik 50 persen sehingga totalnya mencapai 3.869 kasus pada Jumat (17/4).
Read more »
Trump VS China: Tudingan Corona Bocor dari Lab di Wuhan |Republika OnlinePemerintahan Trump menyelidiki China atas dugaan kebocoran virus dari lab di Wuhan.
Read more »
Lansia Usia 102 Tahun di Wuhan Sembuh dari Virus CoronaLansia Usia 102 Tahun di Wuhan Sembuh dari Virus Corona Follow tempodunia
Read more »
RS Darurat Corona di Wuhan Tutup Usai Pasien Terakhir SembuhRumah Sakit Leishenshan, rumah sakit darurat virus corona di Kota Wuhan, China, ditutup setelah pasien terakhir dinyatakan sembuh.
Read more »
Derita Pasar Basah di Wuhan yang Dituduh Sebarkan CoronaSama seperti penduduk Asia lainnya, warga Wuhan gemar belanja di pasar basah. Namun sekarang corona membubarkan keramaian di sana.
Read more »