Peran Bea Cukai dalam Meloloskan Ekspor APD Bermasalah ke Korea

Malaysia News News

Peran Bea Cukai dalam Meloloskan Ekspor APD Bermasalah ke Korea
Malaysia Latest News,Malaysia Headlines
  • 📰 temponewsroom
  • ⏱ Reading Time:
  • 93 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 40%
  • Publisher: 63%

Hazmat Berkode Baju Bayi

SERATUSAN buruh PT Dae Dong International berkutat dengan lembaran kain berwarna putih di mejanya pada Selasa siang, 14 April lalu. Kain tersebut bahan baju hazmat yang diproduksi pabrik di kawasan berikat di Ciawi, Bogor, Jawa Barat, itu.

Petugas Bea dan Cukai menyegel kontainer tersebut di dalam pabrik. Jumlah isinya mencapai 145 ribu set APD. Dari dokumen yang diperoleh Tempo, perusahaan diduga tak mencantumkan kode sistem terharmonisasi atau harmonized system code sebagai APD dalam pemberitahuan ekspor barang . Mereka justru menuliskan kode HS untuk pakaian biasa, seperti jaket dan pakaian bayi.

Bea dan Cukai kemudian mengizinkan seluruh ekspor APD kelima perusahaan itu ke Korea Selatan pada awal April lalu. Seorang penegak hukum mengatakan Tatang diduga ikut berperan dalam meloloskan ekspor tersebut. Ia ditengarai membuat laporan yang tidak sesuai mengenai jumlah ekspor dan produksi APD kelima perusahaan tersebut agar mendapatkan izin ekspor dari pemerintah.

Tatang enggan menjawab pertanyaan soal penyelesaian terhadap penyegelan kontainer lima perusahaan tersebut. Ia meminta Tempo mengkonfirmasi hal itu kepada juru bicara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Deni Surjantoro. “Secara sistem, Bea dan Cukai Bogor tidak ada kewajiban melakukan penelitian dokumen ekspor,” ucapnya.

Lewat surat elektronik, anggota staf PT Pelita Harapan Abadi bernama Kristiani mengatakan tak bersedia menerima wawancara Tempo. Anggota staf PT Permata Garment, Mutiara Ayu, dan Esti dari PT Indomatra Busana Jaya menyampaikan hal yang sama dalam surat mereka.PRESIDEN Joko Widodo mengumumkan stok alat pelindung diri di Indonesia menipis ketika menggelar rapat bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Senin, 30 Maret lalu.

Itu sebabnya, penyegelan kontainer berisi APD milik lima pabrik di kawasan berikat tersebut sempat menarik perhatian sejumlah lembaga. Penyegelan itu dikhawatirkan berdampak pada hubungan bilateral antara Indonesia dan Korea. Apalagi Indonesia masih bergantung pada bahan baku APD dalam bentuk spunbond asal Korea.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

temponewsroom /  🏆 13. in İD

Malaysia Latest News, Malaysia Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Mainkan Dua Peran dalam The King: Eternal Monarch, Ini Cara Woo Do Hwan Menata RambutWoo Do Hwan adalah aktor Korea Selatan yang sudah memulai kariernya sejak 2011. Namanya melesat setelah main dalam serial Save Me, Mad Dog dan The Great Seducer.
Read more »

Dorong Peran Aparatur Negara Tahan Laju MudikDorong Peran Aparatur Negara Tahan Laju Mudik'Peran aparat negara sekarang sangat strategis dalam mudik. Misalnya keterlibatan RT di masing-masing daerah.'
Read more »

Han So Hee Sebut Diri Beda dengan Peran World of the MarriedHan So Hee Sebut Diri Beda dengan Peran World of the MarriedAktris Han Soo-hee mengungkap perbedaan kepribadiannya dengan Yeo Da-kyung, peran yang ia perankan di drama World of the Married.
Read more »

Butuh Peran Tokoh Masyarakat Guna Efektifkan PSBBButuh Peran Tokoh Masyarakat Guna Efektifkan PSBB'Kekuatan sosialisasi peraturan itu perlu melibatkan leader karena untuk menyakinkan publik butuh orang yang punya power dan followernya,' imbuhnya.
Read more »

Rezaldi Hehanusa Nikmati Peran Jadi Ayah Saat Jeda Kompetisi |Republika OnlineRezaldi Hehanusa Nikmati Peran Jadi Ayah Saat Jeda Kompetisi |Republika OnlineAnak lelaki Rezaldi belum menginjak usia satu tahun.
Read more »



Render Time: 2025-02-26 09:09:09