Sri Mulyani Indrawati mengumumkan penerimaan pajak di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 ini mulai menunjukkan tren penurunan.
TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan penerimaan pajak di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 mulai menunjukkan tren penurunan. Hingga akhir Maret 2020, penerimaan perpajakan tumbuh negatif 2,5 persen atau hanya terkumpul US$ 241,6 triliun. “Ini perlu untuk diwaspadai pada bulan-bulan ke depan,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers online di Jakarta, Jumat, 17 April 2020.
16 April 2020, level terendah dalam 18 tahun. Minyak WTI bertahan di bawah level US$20 per barel untuk hari kedua berturut-turut setelah pada perdagangan Rabu, 15 April 2020, turun 24 sen ke level penutupan tersebut, untuk pertama kalinya sejak tahun 2002. Situasi ini pun membuat Pajak Penghasilan atau PPh Migas turun sangat drastis. PPh Migas hingga akhir Maret 2020 hanya sebesar Rp Rp 10,3 triliun, atau mengalami kontraksi 28,6 persen.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Sri Mulyani akan Bebaskan Pajak Gaji Karyawan Sektor WisataMenkeu Sri Mulyani akan memperluas fasilitas pembebasan pajak gaji dari yang awalnya hanya untuk sektor manufaktur ke pariwisata.
Read more »
Dolar AS Sempat ke Rp 16.000-an, Sri Mulyani Makin WaspadaNilai tukar dolar AS sempat memukul jatuh rupiah hingga ke kisaran Rp 16.000-an. Kini mata uang Paman Sam itu bisa sedikit melemah ke kisaran Rp 15.000-an.
Read more »
Sri Mulyani Gambarkan Kondisi Ekonomi Indonesia yang Terimbas Virus CoronaSelama ini dikatakan jika Pulau Jawa menjadi wilayah yang memberikan kontribusi sangat besar dalam perekonomian Indonesia.
Read more »
Sri Mulyani Berikan Fasilitas Penundaan Pembayaran CukaiKementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memberikan relaksasi penundaan pembayaran...
Read more »
Kebutuhan Naik, Sri Mulyani Sebut RI Tetap Ekspor APDMenkeu Sri Mulyani mengatakan ekspor APD tetap dilakukan karena Indonesia memiliki kontrak dengan negara lain.
Read more »
Sri Mulyani: Gejolak Bikin Investor Panik, Surat Berharga DijualMenteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan wabah virus Corona yang melanda banyak negara ikut membuat ekonomi global bergejolak. Ini efeknya: DampakCorona via detikfinance
Read more »