Pelaku pembunuhan pria dan wanita telanjang di kontrakan Solo berinisial AM (56) alias C alias G mengaku sebagai guru spiritual korban pria Sunarno (49).
Pengakuan AM, dia sudah mengenal Sunarno sejak setahun yang lalu. Namun, dengan korban wanita Triyani AM baru saja mengenalnya.
"Kalau sama yang perempuan, saya baru tahu. Kalau yang laki-laki kenal tahun lalu. Ke rumah saya minta tolong saya agar usahanya lancar, saya kasih wiridan-wiridan saja. Kok usaha seret kenapa, dia datang ke saya," kata AM di Mapolresta Solo, Kamis . Sunarno berencana membeli tanah di kawasan Boyolali. Rencananya Sunarno dan AM akan melihat lokasi itu bersama-sama. Namun, saat mengetahui Sunarno menyiapkan banyak uang AM gelap mata.Dia lalu berencana untuk meracuni Sunarno untuk mengambil uangnya. Kemudian karena ada Triyani, AM tak mau ada saksi mata dan juga menghabisi nyawa wanita tersebut.
Awalnya AM memasukkan racun tikus ke dalam minuman yang diracik korban perempuan. Kedua korban tak tahu minumanAM mengatakan racun tersebut bereaksi sangat cepat. Efeknya, kedua korban kepanasan hingga membuka baju. "Kan panas, pertama yang laki-laki dilepas bajunya tinggal pakaian dalam, lalu saya lepas. Yang perempuan juga, tinggal pakaian dalam saya lepas," jelasnya.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Begini Pengakuan Pelaku Pembunuhan Pria-Wanita Telanjang di Solo'Campur dengan jus yang dibuat mbaknya yang di sana. Di sana ada blender dan alat-alat lengkap. Tiga bungkus (racun tikus) itu saya campurkan semuanya.'
Read more »
Usai Racuni Minuman, Pembunuh Pria-Wanita di Solo Telanjangi KorbanPenemuan mayat pria dan wanita tak berbusana di Solo ternyata korban pembunuhan dengan cara diracun. Pelaku membuat alibi seakan-akan keduanya berbuat mesum.
Read more »
Pak Anies Harus Ingat, Penghentian KRL Juga Bisa Mengancam Nyawa PekerjaPengamat Perkotaan Yayat Supriyatna menilai penghentian operasi kereta rel listrik bukan solusi yang tepat untuk mengurangi aktivitas masyarakat selama berlakunya PSBB AniesBaswedan
Read more »
Penghentian KRL Ancam Nyawa PekerjaItu juga mengancam perut mereka, ancam nyawa mereka juga, Semua risiko harus dihitung, tidak asal menghentikan,' ujar Pengamat Perkotaan Yayat Supriyatna
Read more »
Positif Corona di Solo Tambah 3, Klaster Ijtima Gowa dan Mahasiswa UNSKasus positif virus Corona di Solo bertambah tiga orang. Dua di antaranya ialah peserta Ijtima Dunia di Gowa dan satu lainnya adalah mahasiswa UNS.
Read more »