Nilai mata uang Inggris, pound sterling, menyusut, Senin (20/4), sementara jumlah kematian total akibat virus corona meningkat. Sejumlah pejabat negara itu mengatakan, terlalu dini untuk membicarakan
Pound sterling anjlok 0.3 persen terhadap dolar dan euro, sehingga masing-masing diperdagangkan pada 1,24 dolar dan 1,14 euro.
Menteri Kantor Kabinet Michael Gove mengatakan, Inggris tidak sedang mempertimbangkan pencabutan kebijakanyang diterapkan sejak empat pekan lalu mengingat peningkatan jumlah kematian yang mengkhawatirkan tersebut. Konsorsium Pengecer Inggris, Senin , memperkirakan, orang-orang Inggris yang pergi berbelanja menurun 83 persen sejak pemerintah menutup toko-toko eceran tidak esensial bulan lalu untuk memperlambat penyebaran virus corona.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
BAKN DPR Nilai Perubahan APBN 2020 Lewat Perpres Langgar KonstitusiPemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2020 tentang Perubahan Postur dan Rincian APBN...
Read more »
DPD Golkar Jawa Timur Nilai Surabaya Sudah Layak Pikirkan PSBBPSBB itu harus diikuti dengan perencanaan yang matang dari pemerintah Kota Surabaya.
Read more »
Legislator Gerindra Nilai Sanksi Pelanggar PSBB tak Tegas |Republika OnlineSanksi yang tidak tegas membuat keramaian masih terjadi di sejumlah titik.
Read more »
Pengamat Nilai Bansos Pemerintah Masih Sekadar CeritaPengamat menilai bantuan sosial yang dijanjikan pemerintah kala pandemi masih belum ada aksi, dan dicampur aduk dengan politik.
Read more »
Mancini Nilai Ibrahimovic Selevel dengan Messi dan Ronaldo |Republika OnlineMancini pernah menangani Ibrahimovic saat memperkuat Inter Milan.
Read more »