Lockdown China Berakhir, Jangkos asal Sumut Kembali Berlayar |Republika Online

Malaysia News News

Lockdown China Berakhir, Jangkos asal Sumut Kembali Berlayar |Republika Online
Malaysia Latest News,Malaysia Headlines
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 46 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 22%
  • Publisher: 63%

Jangkos asal Sumut berkualitas tinggi ini digunakan sebagai bahan baku matras dan jok

REPUBLIKA.CO.ID, LANGKAT -- Pemberlakuan karantina wilayah atau lockdown di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, resmi dicabut oleh pemerintah China pada hari Rabu . Hal ini disambut suka cita oleh masyarakat yang telah mengalami masa karantina selama 76 hari. Tidak hanya itu, pelaku agribisnis sektor pertanian juga menyambut baik kondisi ini mengingat Cina merupa salah satu pasar besar bagi produk pertanian.

Saat ini, pihaknya mencatat terdapat permohonan pemeriksaan di Karantina Pertanian Belawan untuk produk samping kelapa sawit berupa janjang kosong, jangkos atau plam fiber ke Cina. Jangkos asal Sumut ini dikenal berkualitas tinggi, dan merupakan bagian limbah dari hasil pengolahan tandan buah segar sawit. Di negara tujuan ekspor biasanya jongkos ini digunakan sebagai bahan baku tali kapal, pengisi matras dan jok mobil hingga pesawat terbang.

Pada awal April ini, sebanyak 681 ton dengan kisaran nilai Rp 933 juta dinyatakan telah sesuai dengan persyaratan otoritas karantina Cina dan siap diberangkatkan ke pelabuhan Xingang, Huangpu dan Shanghai. Untuk itu, sejalan dengan arahan Menteri Pertanian , yang memberlakukan layanan perkarantinaan tetap berjalan, maka Barantan menerapkan protokol kewaspadaan pencegahan penyebaran Covid-19 bagi Layanan Sertifikasi Karantina Pertanian.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Malaysia Latest News, Malaysia Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Di Tengah Corona, Ekspor Kelapa Parut Sumut ke China Capai 75 TonDi Tengah Corona, Ekspor Kelapa Parut Sumut ke China Capai 75 TonSelain itu, 18.3 ribu ton atau setara nilai ekonomi Rp 397 miliar berhasil menembus pasar India, Vietnam, dan Malaysia pada periode Januari hingga April 2020.
Read more »

Gubernur Sumut: Jangan Sepelekan Ancaman Covid-19Gubernur Sumut: Jangan Sepelekan Ancaman Covid-19Edy Rahmayadi juga meminta tenaga medis untuk meningkatkan disiplin dalam penanganan pasien corona.
Read more »

500 TKI dari Malaysia Jalani Karantina di Sumut |Republika Online500 TKI dari Malaysia Jalani Karantina di Sumut |Republika Online500 TKI yang pulang dari Malaysia dikarantina di dua lokasi di Sumut.
Read more »

Laris Manis Ekspor Kelapa Parut Sumut ke Cina |Republika OnlineLaris Manis Ekspor Kelapa Parut Sumut ke Cina |Republika OnlinePada masa seperti sekarang ini, ekspor produk olahan menjadi pilihan terbaik
Read more »

500 TKI dari Malaysia Bakal Dikarantina Corona di Sumut500 TKI dari Malaysia Bakal Dikarantina Corona di SumutTindakan mengkarantina TKI yang pulang melalui Bandara Kualanamu dilakukan guna mewaspadai masuknya virus corona ke Indonesia dari Malaysia.
Read more »

Pemprov Sumut Tambah Anggaran Penanganan Covid-19 Jadi Rp 1,5 TriliunPemprov Sumut Tambah Anggaran Penanganan Covid-19 Jadi Rp 1,5 TriliunPenambahan jumlah anggaran penanganan Covid-19 itu sudah meliputi jaring pengaman kesehatan, ekonomi, sosial dan keuangan.
Read more »



Render Time: 2025-02-27 02:35:13