Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menduga terjadi pengerahan aparat yang berlebihan dalam menangani konflik yang terjadi di Pulau Rempang.
“Terkait apa yang sudah kita miliki terkait Rempang, kita sudah lihat statement dari teman-teman komisioner yang lain, kemarin Prabianto sudah menyampaikan bahwa jangan menggusur, kita sama dengan beliau.”Baca Juga:“Tim mereka juga sedang di lapangan saat ini. Kita duga memang ada pengerahan aparat yang berlebihan. Itu jelas.”
Saurlin menambahkan, saat ini sejumlah rekannya masih ada di lapangan, dan diperkirakan kembali dalam tiga atau empat hari mendatang.“Saya kira dalam tiga-empat hari ini mereka akan pulang untuk membuktikan peristiwa-peristiwa yang akan kami analisis bersama-sama nantinya,” tuturnya. memberitakan, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo berpendapat kerusuhan antara warga dengan petugas di Pulau Rempang terjadi karena komunikasi yang kurang baik.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Komnas HAM Turunkan Tim ke Pulau Rempang, Investigasi Kasus Konflik Lahan PSN"Komnas HAM memutuskan untuk melakukan investigasi dan pemantauan (ke Rempang)."
Read more »
Sepakat Warga Pulau Rempang Tak Direlokasi, Komnas HAM: Mereka Harus Diberi Ruang HidupKomnas HAM menegaskan warga berhak mendapatkan ruang hidup yang layak tanpa adanya penggusuran Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco-City.
Read more »
Komnas HAM Mulai Investigasi Konflik Pulau RempangKomnas HAM menerjunkan tim ke Pulau Rempang untuk memantau konflik secara langsung.
Read more »