Kisruh di Pulau Rempang Dipicu Persoalan Ini, Tokoh Minang: Sistem Pengelolaan di Jawa dan Sumatera Berbeda

Malaysia News News

Kisruh di Pulau Rempang Dipicu Persoalan Ini, Tokoh Minang: Sistem Pengelolaan di Jawa dan Sumatera Berbeda
Malaysia Latest News,Malaysia Headlines
  • 📰 tvOneNews
  • ⏱ Reading Time:
  • 50 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 99%

Sengketa agraria di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau terus bergulir. Hal tersebut diungkap tokoh Pemuda Minang.

Menurut Tokoh pemuda minang, Sahlan Azwar, sengketa agraria yang menjadi pemicu konflik di Pulau Rempang, lantaran adanya perbedaan sistem pengelolaan tanah di Batam dengan wilayah Indonesia lainya.

“Di Sumatera, tidak adanya administrasi ketika ada yang jual beli, semisal ada yang jual harus ada laporan dari desa setempat. Berbeda dengan Pulau Jawa, banyak administrasi semisal buku kretek, leter C, petok D, sertifikat dan HGB,” ungkap tokoh Pemuda Minang., Sahlan Azwar. Sahlan menambahkan, penerbitan HGU secara tiba-tiba juga menjadi masalah tersendiri di Pulau Rempang dan ini sumber awal konflik agraria.“Pulau Rempang ini masyarakatnya sudah tinggal sejak Indonesia belum merdeka, namun tiba-tiba hak guna usaha-nya terbit tahun 2004,”

Mestinya, lanjut tokoh Minang, sahlan Azwar, sebelum terbit HGU harus ada catatan-catatan yang diberikan kepada penduduk setempat dan BPN daerah itu tidak boleh menerbitkan HGU, melainkan harus diganti rugi terlebih dahulu baru bisa terbit suratnya. Menurutnya, sesuai dengan Pasal 33 Ayat 3 UUD 1945, menerangkan Bumi, Air dan Kekayaan Alam yang seluruhnya diperuntukkan untuk kesejahteraan masyarakat, bukan masyarakat yang diusir.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

tvOneNews /  🏆 1. in İD

Malaysia Latest News, Malaysia Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Kronologi Awal Konflik di Pulau Rempang, Investasi Bernilai Ratusan Triliun Berakhir Jeritan Pilu Warga RempangKronologi Awal Konflik di Pulau Rempang, Investasi Bernilai Ratusan Triliun Berakhir Jeritan Pilu Warga RempangPolemik Pulau Rempang sampai saat ini belum menemukan titik temu, warga masih menolak untuk relokasi atas dampak proyek Rempang Eco City. Ini kronologi awalnya.
Read more »

Luhut Pandjaitan Soal Kisruh Pulau Rempang: Kalau Saya yang Menangani Tidak Ada MasalahLuhut Pandjaitan Soal Kisruh Pulau Rempang: Kalau Saya yang Menangani Tidak Ada MasalahPendekatan yang tidak sesui diduga jadi akar masalah konflik yang terjadi di Pulau Rempang yang akan dijadikan kawasan industri, perdagangan hingga pariwisata
Read more »

Kisruh Relokasi Pulau Rempang, Jubir Masyarakat: Mereka Menolak Kampung Nenek Moyang DipindahKisruh Relokasi Pulau Rempang, Jubir Masyarakat: Mereka Menolak Kampung Nenek Moyang DipindahPulau rempang Kepulauan Riau mendapat kunjungan dari Menteri Investasi dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. Ia berdialog dengan warga tentang permasalahan lahan dan relokasi lahan Pulau Rempang. - tvOne
Read more »

Soroti Kisruh di Pulau Rempang, Sekjen PDIP Ingatkan Hukum Harus DitegakkanSoroti Kisruh di Pulau Rempang, Sekjen PDIP Ingatkan Hukum Harus DitegakkanSekretaris Jenderal PDIP menyoroti kericuhan yang terjadi di Pulau Rempang, Batam, yang tengah menjadi sorotan. Ia mengingatkan agar pemerintah tidak mengorbankan rakyat.
Read more »

Pascaricuh Pembebasan Lahan, LPSK: Hak Masyarakat Rempang Harus DijaminPascaricuh Pembebasan Lahan, LPSK: Hak Masyarakat Rempang Harus DijaminSolidaritas Nasional untuk Rempang menemukan delapan temuan terkait dampak kekerasan di Rempang pada 7 September.
Read more »

Warga Masih Menolak, Pendaftaran Relokasi Rempang DiperpanjangWarga Masih Menolak, Pendaftaran Relokasi Rempang DiperpanjangBP Batam menunda penutupan pendaftaran warga Rempang yang bersedia relokasi imbas pembangunan PSN Rempang Eco City.
Read more »



Render Time: 2025-02-27 11:16:54