Kemarau panjang, BMKG: Peluang hujan di NTT sangat rendah

Malaysia News News

Kemarau panjang, BMKG: Peluang hujan di NTT sangat rendah
Malaysia Latest News,Malaysia Headlines
  • 📰 antaranews
  • ⏱ Reading Time:
  • 24 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 13%
  • Publisher: 78%

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut beberapa kecamatan pada 22 kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berpeluang ...

Ilustrasi - Lahan pertanian yang kering saat musim kemarau di NTT.

"Sebagian besar wilayah di NTT diperkirakan akan mengalami curah hujan sangat rendah dengan peluang lebih dari 90 persen," kata Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II NTT, Rahmattulloh Adji dari Bandung, Kamis. Sembilan belas kecamatan itu yaitu Amanatun Selatan, Amanatun Utara, Amanuban Tengah, Amanuban Timur, Batu Putih, Boking, Fatukopa, Fautmolo, Kie, Kok Baun, Kolbano, Kota Soe, Kuanfatu, Mollo Barat, Noebana, Noebeba, Nunkolo, Santian, dan Toianas.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

antaranews /  🏆 6. in İD

Malaysia Latest News, Malaysia Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Puncak Musim Kemarau, BMKG Banyuwangi Imbau Waspada Kebakaran LahanPuncak Musim Kemarau, BMKG Banyuwangi Imbau Waspada Kebakaran LahanBadan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi, mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kebakaran lahan pada puncak musim kemarau saat ini
Read more »

Kemarau, Mbak Ita: Ketersediaan Air Cukup Hingga Akhir TahunKemarau, Mbak Ita: Ketersediaan Air Cukup Hingga Akhir TahunMemastikan pasokan air bersih untuk warga tidak terganggu saat musim kemarau, Wali Kota Semarang melakukan pengecekan kondisi ketersedian air bersih.
Read more »

Kemarau Panjang, Warga Boyolali Menggali Dasar Sungai KeringKemarau Panjang, Warga Boyolali Menggali Dasar Sungai KeringKemarau panjang yang melanda Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, memaksa warga mengkonsumsi air keruh dan berbau kurang sedap, yang didapat dari menggali mata air
Read more »



Render Time: 2025-03-01 02:40:43