KASUS kekerasan seksual yang menyeret Bupati Maluku Tenggara M Thaher Hanubun terhambat karena hingga kini belum ada aturan turunan dari UU TPKS
KASUS kekerasan seksual yang menyeret Bupati Maluku Tenggara M Thaher Hanubun terhambat karena hingga kini belum ada aturan turunan dari Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual .
"Aturan turunan menjadi sangat penting karena dalam kasus ini pelaku merupakan memiliki power cukup besar sehingga dibutuhkan aturan turunan untuk disegerakan terutama aturan turunan melawan terlapor yang memiliki kekuatan," kata Ina dalam konferensi pers secara daring, Selasa .Selain itu aturan turunan UU TPKS juga terkait mekanisme perlindungan korban kekerasan seksual di daerah-daerah yang dinilai masih terbatas terutama di wilayah kepulauan.
Itu membuat TA ketakutan dan langsung turun dari lantai 3 untuk menceritakannya kepada rekan kerjanya kemudian menyimpulkan bahwa bupati hanya menunjukkan rasa sayangnya saja. Korban juga disuruh untuk ke kamar oleh terlapor, ketika di dalam kamar terjadi rudapaksa. Setelah itu korban disuruh pergi ke kafe dengan bingung dan ketakutan.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Gubernur Maluku melantik Rakib Sahubawa jadi Penjabat Bupati MaltengGubernur Maluku Murad Ismail resmi melantik Rakib Sahubawa menjadi Penjabat (Pj) Bupati Maluku tengah (Malteng) menggantikan Muhamat ...
Read more »
Jawa-Nusa Tenggara Masih Kering, Cek Deret Daerah Potensial BasahBMKG prediksi daerah-daerah di Pulau Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara masih belum akan diguyur hujan dalam sepekan ke depan. Simak penjelasannya.
Read more »
Indonesia Diyakini Dapat Menjadi Pusat Penyimpanan Karbon Asia TenggaraIndonesia diperkirakan menjadi pusat penangkap dan penyimpan karbon atau pusat carbon capture and storage (CCS) di Asia Tenggara.
Read more »
RI Berpotensi Simpan CO2 Sebesar 400 GT, Bos Pertamina: Bisa Jadi Pusat CCS Asia TenggaraPertamina mengungkapkan, Indonesia memiliki total potensi penyimpanan karbon (CO2) mencapai 400 Gigaton (GT).
Read more »