Jamaah Masjid Kebon Jeruk Isolasi 14 Hari, Sudah Bisa Pulang |Republika Online

Malaysia News News

Jamaah Masjid Kebon Jeruk Isolasi 14 Hari, Sudah Bisa Pulang |Republika Online
Malaysia Latest News,Malaysia Headlines
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 59 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 27%
  • Publisher: 63%

Dari 3 orang positif tes cepat, 1 di antaranya positif tes swab.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendy menganjurkan kepada 73 orang anggota Jamaah Tabligh dari Masjid Jami Kebon Jeruk yang usai menjalani isolasi 14 hari pulang ke rumah masing-masing. Pertimbangan pulang ke rumah masing-masing ini, setelah 73 orang ini menjalani isolasi dan dinyatakan negatif Covid-19 oleh Tim Medis, Puskesmas Tamansari. "Mereka yang sudah negatif usia isolasi, boleh pulang. Namun kondisinya saat ini sedang PSBB.

Rustam mengatakan, 73 orang tersebut terdiri dari 64 orang warga negara asing , sedangkan sisanya 9 orang warga negara Indonesia . Ia menyebut 9 orang WNI dan 64 WNA ini bisa mulai memilih transportasi untuk pulang ke rumah masing-masing, karena saat ini berlaku PSBB. Bisa dilihat akses transportasi ke kampung halaman, mana yang belum dibatasi sebagai langkah alternatif balik ke kampung halaman.

Diakui dia selebihnya selain dari 73 orang yang sudah dinyatakan negatif, masih ada jamaah tabligh lain yang masih berstatus Orang Dalam Pemantauan atau Pasien Dalam Pengawasan . Mereka yang ODP, jelas Rustam, sebelumnya sebagian masih ada yang mengisolasi diri di Masjid Jami Kebon jeruk, sebagian dirawat di RS Sementara di Wisma Atlet.

Dikatakan dia, satu orang yang positif itu diambil dari hasil rapid test pertama, dimana terdapat 3 orang positif. Kemudian dari 3 orang yang positif dilakukan tes kedua dengan tes SWAB, hasilnya satu orang positif, dua orang negatif. Namun satu orang yang positif ini sudah melakukan kontak dengan beberapa orang. Karena itulah orang orang yang sudah kontak dengan yang positif berstatus ODP dan dilakukan isolasi.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Malaysia Latest News, Malaysia Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Begini Dampak Covid-19 Terhadap Masjid-Masjid Besar Dunia |Republika OnlineBegini Dampak Covid-19 Terhadap Masjid-Masjid Besar Dunia |Republika OnlineMasjid Al Haram Hingga Al Aqsa sepi akibat wabah Corona.
Read more »

Iran Larang Sholat Jamaah dan Kumpul Massa saat RamadhanIran Larang Sholat Jamaah dan Kumpul Massa saat RamadhanIran larang sholat jamaah dan temu massal saat Ramadhan untuk cegah Covid-19.
Read more »

Cegah Corona, Puluhan Jamaah Tabligh Gorontalo Dikarantina |Republika OnlineCegah Corona, Puluhan Jamaah Tabligh Gorontalo Dikarantina |Republika OnlinePuluhan Jamaah Tabligh di Gorontalo dikarantina untuh cegah penyebaran corona.
Read more »

Cegah penularan, puluhan jamaah tabligh di Gorontalo mulai dikarantinaCegah penularan, puluhan jamaah tabligh di Gorontalo mulai dikarantinaPuluhan anggota jamaah tabligh di Gorontalo yang mengikuti kegiatan Ijtima Dunia Zona Asia 2020 di Gowa, Sulawesi Selatan pada Jumat, di Gorontalo, mulai menjalani karantina pencegahan penularan COVID-19.
Read more »

Selama Ramadan, Iran Berencana tidak Gelar Salat JamaahSelama Ramadan, Iran Berencana tidak Gelar Salat JamaahPEMIMPIN Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan pertemuan massal, termasuk salat jamaah, mungkin tidak akan diizinkan selama bulan suci Ramadan.
Read more »



Render Time: 2025-02-27 06:29:07