Kepala BPN Arief Prasetyo Adi mengatakan relaksasi HET untuk beras premium akan diperpanjang
premium yang sebelumnya Rp13.900 ke Rp14.900 kita minta izin dan disetujui untuk diperpanjang 1 bulan," ujar Arief seusai rapat terbatas lanjutan tertutup mengenai pangan dan beras yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa .
Namun, imbuhnya, kebijakan impor untuk menambah cadangan beras dalam negeri, dijadikan sebagai opsi terakhir apabila dibutuhkan, sebab pemerintah akan berupaya menaikkan produksi beras dalam negeri. Seluruh kepala daerah, mulai dari pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota, untuk melaksanakan tiga strategi menjaga stok dan harga bahan pangan pokok menjelang Ramadan.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Jaga Pasokan Beras Tetap Aman, Relaksasi HET Dipastikan Berlaku hingga 23 MaretRelaksasi HET beras premium dijalankan untuk memastikan ketersediaan beras tetap aman.
Read more »
Bapanas: relaksasi HET untuk jamin ketersediaan stok berasKepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menyatakan kebijakan relaksasi harga eceran tertinggi (HET) beras premium dimaksudkan untuk menjamin ...
Read more »
Kementan Gelontorkan Rp 7,74 T buat Genjot Produksi 32 Juta Ton BerasKementerian Pertanian (Kementan) mau menggenjot produksi beras untuk menjaga ketersediaan pangan dalam negeri.
Read more »
Beras Premium Mahal dan Langka, Mendag Sarankan Masyarakat Beli Beras BulogMenteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menuturkan, jika sebagian masyarakat beralih ke beras SPHP dari Bulog, beras premium akan cukup.
Read more »
Siasati Mahalnya Beras Warga Terpaksa Campur Beras Dengan UbiMAHALNYA harga beras saat ini menjadi beban tersendiri bagi masyarakat kurang mampu Untuk menyiasatinya warga pun terpaksa mencampur beras dengan Ubi
Read more »
Ulah Mafia Beras Serang, Oplos Beras Bulog dengan yang Sudah BerjamurMafia beras yang dibongkar Polres Serang, ternyata lebih parah dari yang diperkirakan. Pelaku SK (52), mengoplos beras tidak layak konsumsi yang sudah berjamur dan menggumpal
Read more »