Presiden Vladimir Putin disebut-sebut sedang mempersiapkan Rusia untuk untuk 'perang selamanya' dengan Barat usai serangan ke Ukraina terhenti.
Analis politik Maxim Trudolyubov mengatakan pola pidato Putin tersebut semakin bergeser ke arah diskusi apa yang disebut pengamat sebagai"perang selamanya" dengan Barat.
Sementara itu, pejabat Barat menggambarkan mendengarkan pidato agresif Putin pada Februari dengan cemas. Mereka melihatnya sebagai pemimpin Rusia menggandakan perangnya dan menyisakan sedikit ruang untuk mundur. Menurut sebuah studi tentang pidato presiden oleh kantor berita Rusia Verstka, Putin terakhir menyebutkan pertempuran di Ukraina pada 15 Januari 2023. Dalam pidato itu Putin mengatakan bahwa dinamika pasukannya positif.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Ini Dia 5 Sifat Tanda-tanda Anak Sukses di Masa DepanSifat-sifat ini jadi tanda sukses anak bakal sukses.
Read more »
3 Tanda Kurma Sudah Tidak Layak KonsumsiWalaupun tahan lama, kurma yang menunjukkan tanda-tanda ini sudah tidak layak dikonsumsi.
Read more »
Van Persie Sebut Arsenal Sudah Tunjukkan Tanda-tanda JuaraRobin van Persie mendukung Arsenal juara Premier League. Performa Arsenal belakangan ini membuat Van Persie yakin mantan klubnya itu akan jadi juara.
Read more »
Penjelasan UAS Soal Tanda-tanda Puasa Kita Diterima oleh Allah SWTUstaz Abdul Somad (UAS) menjabarkan tanda-tanda orang yang puasanya diterima. Tanda-tandanya yakni perbedaan antara sebelum dan sesudah puasa ramadhan.
Read more »
Alasan Putin Menggelar Senjata Nuklir Taktis di Belarusia Menurut Media BaratPengumuman Vladimir Putin menggelar senjata nuklir taktis di Belarusia menurut media Barat adalah upaya meningkatkan pertaruhan dalam konflik di Ukraina
Read more »
BI Jawa Barat Siapkan Uang Tunai Rp 18,3 Triliun untuk Ramadan dan Lebaran Tahun IniBI Perwakilan Jawa Barat menyiapkan uang tunai untuk kebutuhan Ramadan dan Lebaran 2023 ini sebesar Rp 18,3 triliun.
Read more »