HEADLINE: Pasar Tanah Abang dan Produk UMKM Tergerus Lapak Online, Solusinya?

Malaysia News News

HEADLINE: Pasar Tanah Abang dan Produk UMKM Tergerus Lapak Online, Solusinya?
Malaysia Latest News,Malaysia Headlines
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 196 sec. here
  • 5 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 82%
  • Publisher: 83%

Pasar Tanah Abang ditinggal pembeli. Padahal selama ini Pasar Tanah Abang dikenal sebagai pusat tekstil terbesar di Indonesia dan menjadi tujuan para pembeli dari seluruh penjuru Indonesia. Penyebabnya, ada yang menyebut persaingan offline dan online tetapi juga ada yang menyebut karena serbuan barang impor.

Liputan6.com, Jakarta - Pedagang Pasar Tanah Abang merana. Pusat jualan tekstil terbesar di Indonesia ini sepi ditinggalkan pembeli. Bahkan sejumlah pedagang terpaksa harus menutup kios mereka.

"Sebagai tindak lanjut atas surat kami nomor ..... tanggal 04 Juli 2023 hal Peringatan ke-1, dan nomor ...... tanggal 21 Juli 2023 hal peringatan ke-2 sampai dengan saat ini Saudara belum membayar/melunasi tunggakan kewajiban Biaya Pengelolaan Pasar /atau service charge," tulis salah satu surat peringatan ke-3 yang tertempel di salah satu toko," mengutip bunyi surat tagihan yang tertempel tersebut.

Hal ini juga dibenarkan pedagang tas Asmarni . Kegiatan jual beli di Blok G memang sudah hampir mati karena toko-toko, khususnya di bagian dalam banyak yang tutup."Kalau di Blok G sini memang sudah tidak ada harapan. Ini sudah seminggu tidak ada pembeli, tapi saya setiap hari tetap di sini," ujar Asmarni.

"Kalau kita pikir, kita beli bahan, kita bikin sendiri aja enggak masuk harganya. Kenapa di online itu bisa Rp 39 ribu. Gak masuk diakal, beli bahan disini, gak masuk diakal," kata dia yang berdagang di Pasar Tanah Abang Blok A. Ia sendiri menjual gamis di harga Rp 100 ribu. Pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A ini pun membawa aspirasi kepada pihak-pihak yang berwenang terutama menteri agar ada pengaturan yang jelas memihak para pedagang.

"Kalau untuk blok A Tanah Abang, kios buka dan tutup masih terbilang normal ya, 83-85 persen kios masih buka. Selebihnya kios yang tutup itu karena memang belum terjual atau tersewa, kondisi seperti ini masih sama dengan kondisi normal sbelum pandemi," ungkapnya. Japar mengatakan, sebagai solusi untuk mendorong pedagang Tanah Abang membayar tunggakan dengan menebar surat pemberitahuan.

Setelah mengumpulkan keluhan pedagang, Teten Masduki langsung menggelar diskusi dengan pihak pengelola yakni PD Pasar Jaya. Dia melihat berbagai kemungkinan sepinya Pasar Tanah Abang ini. Teten Masduki memang selalu mengatakan bahwa banyak UMKM dan usaha lokal babak belur akibat maraknya produk impor. Salah satunya, karena harga yang ditawarkan produk impor dari China jauh lebih murah.

"Sebentar lagi akan selesai revisi Permendag Nomor 50 tahun 2020. Mudah-mudahan minggu ini selesai," ujar Mendag kepada wartawan di Kantor Kemendag, Kamis . Dari sisi regulasi, Kementerian Perdagangan memberlakukan kesetaraan antara pedagang offline dan pedagang online baik dalam kerangka perijinan berusaha, standardisasi barang dan jasa yang dijual, dan lain-lain.Tak hanya itu saja, Kemendag akan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan termasuk Pemda untuk menciptakan Crowd dan event yang mendorong aktivitas perdagangan di pasar offline.

6 dari 7 halamanJangan Salahkan TikTok CsPengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Agus Suyatno mengatakan, seharusnya pada pedagang tidak bisa menyalahkan e-commerce. Konsumen saat ini lebih suka kalau punya banyak pilihan dalam berbelanja sehingga tidak bergantung di Pasar Tanah Abang saja."Di era digital saat ini, tentu sebuah keniscayaan jika transaksi juga melalui media digital.

Tinggal bagaimana cara pemerintah bisa berperan melalui aturan atau regulasi yang mengakomodir dua kepentingan, baik pelaku usaha konvensional pengusaha digital. "Pelaku UMKM jangan berharap terhadap mindset saat ini, yasudah lah memang nasib kita di Tanah Abang, udah enggak laku, yaudah lah," ujar Edy kepada Liputan6.com, Kamis .

"Jadi artinya, para pelaku UMKM harus mengikuti pola berdagang yang baru. Suka ndak suka harus beralih kepada pola berdagang yang baru, dengan cara online," kata Edy. "Pasti akan terjadi keseimbangan, dimana posisi offline dan online itu bisa sama-sama hidup. Cuman ada titipan pesan, jangan hanya tergantung kepada offline, pola belanja sudah berubah. Kita juga musti aktif dalam menjual secara online," pungkas Edy.

Ide lain diungkap oleh Ketua Asosiasi E-Commerce Indonesia Bima Laga. Ia terus mendorong produk lokal bisa diminati pembeli.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

Malaysia Latest News, Malaysia Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Ikappi: Tidak Hanya Tanah Abang, Semua Pasar Tekstil Tradisional SepiIkappi: Tidak Hanya Tanah Abang, Semua Pasar Tekstil Tradisional SepiIkappi menyuarakan bahwa pedagang tekstil di seluruh Indonesia, tidak hanya di Pasar Tanah Abang, memang tengah mengalami kebangkrutan karena sepinya pembeli.
Read more »

Tinjau Langsung, Menteri Teten "Ngenes' Lihat Kondisi Pedagang Pasar Tanah AbangTinjau Langsung, Menteri Teten "Ngenes' Lihat Kondisi Pedagang Pasar Tanah AbangMenteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengaku ngenes melihat kondisi para pedagang Pasar Tanah Abang yang kini sepi pembeli.
Read more »

Teten Duga Sepinya Pasar Tanah Abang Gegara Barang Impor IlegalTeten Duga Sepinya Pasar Tanah Abang Gegara Barang Impor IlegalMenteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki menduga sepinya Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat karena ada produk impor ilegal yang dijual di Indonesia.
Read more »

Tak Sedang Bercanda, Menteri Teten Sebut Sepinya Pasar Tanah Abang Bakal PermanenTak Sedang Bercanda, Menteri Teten Sebut Sepinya Pasar Tanah Abang Bakal PermanenMenteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki menyebut sepinya kondisi Pasar Tanah Abang yang saat ini terjadi bakal permanen.
Read more »

Ruben Onsu Tanggapi Tudingan Artis Jualan di TikTok Penyebab Pasar Tanah Abang SepiRuben Onsu Tanggapi Tudingan Artis Jualan di TikTok Penyebab Pasar Tanah Abang SepiMenurut Ruben Onsu, perkembangan teknologi saat ini justru membuka peluang bagi semua orang untuk berusaha dan berkarya.
Read more »



Render Time: 2025-02-26 14:12:29