Google menemukan ada lebih dari 18 juta email phishing dan malware tiap harinya, terkait dengan Covid-19, dalam seminggu terakhir.
Secara keseluruhan, Google menyebut, ada 240 juta email per hari yang mereka lihat, terkait dengan Covid-19.Mengutip The Verge, Jumat , serangan phishing dan scam menebar ketakutan dan insentif finansial agar para pengguna mau merespon.
Email-email penipuan ini menggunakan tipuan seolah mirip dengan pesan yang dikirim oleh organisasi resmi seperti WHO. "Filter tersebut kemudian akan memblokir lebih dari 99,9 persen spam, phishing, dan malware, sebelum sampai ke pengguna kami," kata Google.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Google temukan lebih dari 18 juta malware terkait COVID-19Penipuan ini berupa penyamaran terhadap organisasi resmi, misalnya WHO, dengan meminta sumbangan atau menipu pengguna agar mengunduh malware. Malware
Read more »
Horor, Pasukan Nigeria Bunuh 18 Warga demi Tegakkan Lockdown COVID-19COVID-19 di Nigeria menewaskan 13 orang, tapi pasukan keamanan membunuh 18 orang demi tegakkan lockdown untuk cegah penyebaran...
Read more »
Google Siapkan Dana Bantuan untuk Media di Indonesia Terdampak COVID-19Media lokal adalah sarana vital untuk menghubungkan masyarakat dan komunitas dalam kondisi normal Media lokal adalah sarana...
Read more »
Ridwan Kamil: Operasi KRL Disetop Mulai 18 AprilRidwan Kamil menyebut penghentian operasional KRL baru dilakukan pada 18 April mendatang karena menunggu pelaksanaan PSBB di wilayah Tangerang Raya.
Read more »
Ridwan Kamil Beberkan Rencana Penghentian Operasional KRL pada 18 April, Tunggu PSBB Tangerang RayaRencana penghentian sementara operasional KRL Bogor-Depok-Bekasi kemungkinan dilakukan pada 18 April 2020.
Read more »
Aturan IMEI Berlaku 18 April, Begini Persiapan KementerianSetiap pelaku usaha yang akan melakukan pendaftaran ponsel harus melakukan pendaftaran barang dan mencantumkan IMEI baik produsen atau importir.
Read more »