Pemerintah Amerika Serikat menyeret Google ke meja hijau atas tuduhan monopoli pasar.
Dilaporkan sebelumnya, Departemen Kehakiman menuduh Google Alphabet membayar US$10 miliar per tahun kepada pembuat perangkat seperti Apple, perusahaan nirkabel seperti AT&T, dan pembuat browser seperti Mozilla untuk mempertahankan pangsa pasar mesin pencarinya di sekitar 90%.
"Kasus ini adalah tentang masa depan internet," kata Kenneth Dintzer, dengan alasan kepada Departemen Kehakiman bahwa Google mulai mempertahankan monopolinya secara ilegal pada tahun 2010.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Polandia Diguncang Skandal Visa, PM: Rusak Reputasi Sebagai Negara DemokrasiKetua majelis tinggi parlemen Polandia Tomasz Grodzki telah meminta pemerintah untuk mengungkapkan apa yang mereka ketahui tentang meningkatnya skandal uang tunai untuk visa.
Read more »
Masa Depan Google di Ujung Tanduk, Apple Protes Soal IniMasa depan Google akan ditentukan dalam persidangan antimonopoli. Apple malah protes soal ini. Simak!
Read more »
Pamer Gak Bucin Lagi, Venna Melinda Malah Kena Sentil: Jadi Inget Keramas Tiap Hari TerusVenna Melinda diingatkan kembali masa-masa bucin bersama Ferry Irawan.
Read more »
Anies Gandeng Pendukung Pilgub DKI 2017 Jadi Relawan Pilpres 2024"Pilihan masa lalu boleh berbeda, tapi pilihan masa depan harus sama."
Read more »
Real Madrid Diguncang Kasus Video Asusila, 4 Pemain Muda Terancam Hukuman 5 Tahun PenjaraReal Madrid baru saja diguncang kasus penyebaran video asusila yang melibatkan empat pemain muda dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.
Read more »
PM Li Qiang puji masa depan gemilang kemitraan IndonesiaPerdana Menteri (PM) China Li Qiang memuji masa depan gemilang kemitraan Indonesia dan China saat ini hingga masa mendatang. "Saya juga merasakan masa ...
Read more »