Bakal calon presiden dari PDIP Ganjar Pranowo mendapat pertanyaan bagaimana yang dilakukannya terkait konflik vertikal warga negara, seperti konflik Rempang.
Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo turut buka suara terkait konflik Pulau Rempang di Batam, Kepulauan Riau. Menurut Ganjar, pemimpin tertinggi harus turun tangan menyelesaikan masalah atau konflik itu.di Grha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada , Yogyakarta, Selasa malam.
Pertanyaan menyoal solusi konflik itu sendiri dilontarkan oleh Dosen Filsafat UGM RR. Siti Murtininingsih. Ia mencontohkan sikap dirinya yang harus turun tangan dalam mengatasi konflik pembangunan pabrik semen di Pegunungan Kendeng, Jawa Tengah saat menjabat Gubernur Jawa Tengah pada 2013. Padahal, diaku Ganjar, proyek tersebut sudah ada ebelum dirinya menjabat sebagai Gubernur Jateng.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Ganjar Bicara Solusi Rempang: Pemimpin Tertinggi Harus Turun TanganBakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo berbicara solusi terkait konflik di Pulau Rempang, Kepulauan Riau.
Read more »
Ganjar Sebut Banyak Konflik Agraria Tak Tercatat, Singgung RempangBakal capres PDIP, Ganjar Pranowo meyakini banyak konflik agraria atau perebutan lahan yang berada di luar sorot pemberitaan media.
Read more »
Pascaricuh Pembebasan Lahan, LPSK: Hak Masyarakat Rempang Harus DijaminSolidaritas Nasional untuk Rempang menemukan delapan temuan terkait dampak kekerasan di Rempang pada 7 September.
Read more »
Kronologi Awal Konflik di Pulau Rempang, Investasi Bernilai Ratusan Triliun Berakhir Jeritan Pilu Warga RempangPolemik Pulau Rempang sampai saat ini belum menemukan titik temu, warga masih menolak untuk relokasi atas dampak proyek Rempang Eco City. Ini kronologi awalnya.
Read more »
Warga Masih Menolak, Pendaftaran Relokasi Rempang DiperpanjangBP Batam menunda penutupan pendaftaran warga Rempang yang bersedia relokasi imbas pembangunan PSN Rempang Eco City.
Read more »