PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) akan melakukan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue.
Mengutip keterangan resmi emiten bank milik Hary Tanoesoedibjo itu pada laman Bursa Efek Indonesia Rabu bahwa jumlah saham yang ditawarkan setara dengan 28,57 persen dari modal disetor.
Aksi korporasi ini dihelat dalam rentang 12 bulan setelah mendapat restu pemodal dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada tanggal 19 Oktober 2023.Rencananya, dana hasil right issue ini untuk pemberian kredit dengan tetap memperhatikan ketentuan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum . Ditegaskan, aksi korporasi ini dapat memperkuat struktur permodalan, sehingga dapat menambah kemampuan untuk meningkatkan kegiatan usaha, kinerja dan daya saing dalam industri yang sama terutama di era digital saat ini.
“Dengan meningkatnya kinerja dan daya saing, diharapkan pula dapat meningkatkan imbal hasil nilai investasi bagi seluruh pemegang saham Perseroan,” tulis manajemen BABP.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Efek Pengendali Borong Saham, Emiten Ini Cuan BesarAksi borong saham sejumlah pengendali membawa angin segar terhadap kinerja beberapa emiten di pasar modal.
Read more »
Intip Gerak Harga Saham Emiten Bank BUMN Hari Ini 11 September 2023Melihat pergerakan harga saham emiten bank BUMN pada Senin, 11 September 2023. Saham BBRI pimpin penguatan pada awal pekan ini.
Read more »
Intip Gerak Harga Saham Emiten Bank Kakap Hari Ini 12 September 2023Harga saham sejumlah emiten bergerak di zona merah pada penutupan perdagangan saham Selasa, 12 September 2023.
Read more »
Belanja Pakai Allo Bank dan Bank Mega di Transmart Diskonnya DobelAda promo menarik buat pengguna Allo Prime dari Allo Bank, kartu kredit Bank Mega, dan Mega Syariah di Transmart pada Selasa (12/9).
Read more »
Tayangan Azan Magrib Ganjar di TV Hary Tanoe Dinilai Bentuk Kampanye dan Langgar EtikKetua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia menilai tidak ada pelanggaran dalam tayangan azan magrib di dua stasiun televisi swasta yang menampilkan bakal calon presiden dari PDIP Ganjar Pranowo. Hanya saja, menurut Doli, pemilik stasiun televisi yang menyiarkan tayangan itu telah mengabaikan sisi etik.
Read more »
Bank Mandiri & DBS Indonesia Salurkan Kredit Rp506 M ke TOBABank Mandiri (BMRI) dan Bank DBS Indonesia telah meneken perjanjian kredit hijau senilai US$ 33juta (Rp506 miliar) untuk emiten tambang TBS Energi Utama (TOBA).
Read more »