Beban administrasi dosen semakin berat. Ketika ada perubahan dalam penilaian jabatan fungsional, para dosen lagi-lagi disibukkan dengan pengisian administrasi. Dikbud AdadiKompas
Jajaran Rektorat Undip hadir dalam wisuda mahasiswa di Gedung Prof Soedarto di Universitas Diponegoro, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa . Mereka secara bergiliran membacakan nama wisudawan.
Hingga Selasa pukul 18.00, lebih dari 4.000 dosen ikut serta menandatangani petisi daring di laman change.org bertajuk Mendikbud, Batalkan Deadline 15 April Yang Mematikan Karir Dosen! Petisi ini dimulai oleh salah seorang dosen bernama Benny Setianto. Protes para dosen tersebut terkait dengan kebijakan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi yang baru-baru ini mengedarkan Sosialisasi Kebijakan Penyelesaian PAK bagi dosen-dosen di seluruh Indonesia. Kebijakan ini akan membebani dosen dengan kewajiban menginput ulang secara manual data Tridharma yang sangat banyak ke dalam sistem baru dan dalam waktu yang sangat sempit dengan tenggat waktu 15 April 2023.
Jika dosen tidak menginput kembali data-data Tridharma selama bertahun-tahun ke Sijali/Sijago hingga 15 April 2023, semua kredit Tridharma yang selama ini telah diperoleh akan dianggap nol/tidak ada. “Dengan kata lain, para dosenlah yang menanggung hukuman beban atas kelemahan sistem yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah,” jelas Benny.
Beban administratif yang menimpa dosen Indonesia semakin tidak masuk akal. Jika dibiarkan, mutu dosen dan pendidikan tinggi akan terus merosot. Secara terpisah, dosen di Fakultas Geografi UGM Sudaryatno mengatakan, di kampusnya ada Simaster yang bisa membantu data-data Tridharma dosen bisa tersimpan rapi. Namun, tetap saja dia perlu mencari lagi berbagai bukti dokumen penunjang yang belum tersimpan dalam data di bawah tahun 2018.
“Peran dari pimpinan perguruan tinggi untuk menguatkan sistem pembinaan karir dosen, supaya kalau ada keperluan data seperti ini dosen jadi tidak repot dan sibuk penginputan data ulang atau yang hilang. Perguruan tinggi perlu memastikan para dosen untuk menyimpan dan mendokumentasikan data secara sistematis dan tervalidasi sehingga setiap butuh ada data lengkap,” kata Kiki.
"Jadi batas waktu untuk bisa menuntaskan transformasi ini adalah 30 Juni 2023. Nah, karena ini terkait dengan kewajiban-kewajiban khusus dosen dan jabatan fungsionalnya, maka kita mencoba mensinergikan antara PermenPANRB No 1 Tahun 2023 dengan peraturan-peraturan yang berlaku selama ini, agar tidak ada dosen yang dirugikan sehingga akumulasi dari kinerja tetap bisa dilakukan," ujar Nizam saat sosialiasi pada Maret lalu.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Kecelakaan Beruntun 8 Kendaraan di Panyalaian Tanah Datar Renggut Nyawa Seorang DosenKecelakaan di Panyalaian mengakibatkan seorang dosen UIN Bukittinggi meninggal. Saat kejadian, korban sedang mengendarai sepeda motor.
Read more »
8 Kades Demak Penyuap Dosen UIN Walisongo Divonis 2 Tahun PenjaraRADARSEMARANG.ID, Semarang - Delapan kepala desa (kades) Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak sudah diadili. Masing-masing yakni Kades Gedangalas Turmuji, Kades Jatisono Purnomo, Kades Tanjunganyar Alaudin, Kades Sambung Siswahyudi, Kades Tambirejo Moj Junaedi, Kades Banjarsari Haryadi, dan Kades Medini
Read more »
Delapan kades penyuap dosen UIN dihukum dua tahun penjaraDelapan kepala desa di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, dijatuhi hukuman dua tahun penjara dalam kasus dugaan suap terhadap dosen Universitas Islam Negeri (UIN) ...
Read more »
Karya Dosen Vokasi UB Masuk Nominasi Logo IKN, Intip Penampakannya!Desain dosen Vokasi UB, Dimas Fakhruddin masuk ke dalam salah satu nominasi logo IKN. Intip desain dan pengalaman Dimas menggarapnya!
Read more »
Terbukti Menyuap Dosen UIN Walisongo, 8 Kades di Demak Divonis 2 Tahun PenjaraDelapan kades di Kabupaten Demak divonis hukuman 2 tahun penjara karena terbukti menyuap dosen UIN Walisongo Semarang saat seleksi perangkat desa.
Read more »
Keluhkan Fasum Rusak-Penerangan Minim di Gelora Merdeka KraksaanFasilitas umum di Gelora Merdeka Kraksaan dikeluhkan para pengunjung.
Read more »