Di Sudan, Muflih Masih Meninggalkan Harapan

Malaysia News News

Di Sudan, Muflih Masih Meninggalkan Harapan
Malaysia Latest News,Malaysia Headlines
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 90 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 39%
  • Publisher: 70%

Perang Sudan memutus sementara asa sebagian anak muda Indonesia menuntut ilmu. Perang di Sudan diharapkan segera usai agar mimpi mahasiswa Indonesia di Sudan terwujud. Nusantara AdadiKompas

Sejumlah pelajar Indonesia menggunakan bus untuk evakuasi dari Arkaweet ke Port Sudan, Sudan, Selasa waktu setempat. Pemerintah Indonesia mengevakuasi warga negara Indonesia karena perang berkecamuk di Sudan.

Anak guru ini datang ke Sudan Oktober 2019 lalu setelah menerima beasiswa di IUA dari Kementerian Agama yang bekerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk Arab Saudi. Penyuka bahasa Arab ini ingin memperdalam qiraah atau ilmu membaca Al-Quran di Sudan.Alumnus Pondok Pesantren Tahfidzul Quran As-Salam di Sidrap, Sulawesi Selatan, ini telah menginjak semester 7 di IUA dan akan meraih sarjana pada Agustus nanti. Tahun depan, ia akan melanjutkan studi di Universitas Islam Madinah.

Muflih bersyukur bisa sampai ke lokasi aman. Sejak Sabtu , ia menerima pemberitahuan dari Persatuan Pelajar Indonesia Sudan dan Kedutaan Besar RI di Khartum terkait rencana evakuasi. Ia pun diminta berkumpul di sebuah masjid di Arkaweet. ”Pasukan RSF itu hanya bicara dengan sopir yang juga orang Sudan. Sopir itu mengatakan, ini orang Indonesia. Bus lanjut jalan,” ujar Muflih.Tangkapan layar dari video yang dikirimkan Kedutaan Besar RI di Khartoum, Sudan. Indonesia memulai proses evakuasi warganya dari Sudan mulai Minggu . Dari Khartoum, mereka menuju Pelabuhan Sudan lalu berlayar ke Jeddah, Arab Saudi. Dari 1.209 WNI di Sudan, 827 dipastikan segera dievakuasi.

Arab Saudi telah mengirimkan sejumlah kapal ke Port Sudan untuk membantu proses evakuasi. Dalam beberapa hari terakhir, 2.351 orang dievakuasi dari Sudan ke Jeddah. Di antara mereka terdapat 560 WNI yang dievakuasi dari Khartum dan sejumlah kota lain di Sudan. Selain dengan kapal Arab Saudi, sebanyak 110 WNI diterbangkan dari Port Sudan dengan pesawat TNI AU.

Duta Besar RI di Khartum, Sunarko menerima dosen tamu Universitas Islam Negeri Malang, Bakri Mohamed Bukhait dan Faishal Mahmud di KBRI Khartum, pada 14 Maret 2023. Bukhait dan Mahmud, dosen asal Sudan, telah mengajar di UIN Malang sejak 2007.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

hariankompas /  🏆 8. in İD

Malaysia Latest News, Malaysia Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

WNI asal Sudan akan Dipulangkan dengan Pesawat Garuda IndonesiaWNI asal Sudan akan Dipulangkan dengan Pesawat Garuda IndonesiaWarga Negara Indonesia (WNI) yang berhasil dievakuasi dari Sudan secara bertahap akan dipulangkan ke Indonesia
Read more »

Dubes dan Konjen RI Sambut Ratusan WNI Evakuasi dari Sudan di Jeddah |Republika OnlineDubes dan Konjen RI Sambut Ratusan WNI Evakuasi dari Sudan di Jeddah |Republika OnlineWNI evakuasi dari Sudan diberangkatkan dari Port Sudan.
Read more »

Selamatkan Diri dari Pertempuran, Warga Sudah Mengungsi ke Perbatasan |Republika OnlineSelamatkan Diri dari Pertempuran, Warga Sudah Mengungsi ke Perbatasan |Republika OnlineKerumunan orang Sudan dan warga negara asing menunggu di Port Sudan.
Read more »

Bikin AS Geram, Grup Wagner Diduga Ambil Keuntungan dari Perang SudanBikin AS Geram, Grup Wagner Diduga Ambil Keuntungan dari Perang SudanGrup Wagner diduga mengambil keuntungan dari Perang Sudan hingga bikin Amerika Serikat (AS) geram.
Read more »

Perang Sudan Menggila! Ramai-Ramai Negara Evakuasi WarganyaPerang Sudan Menggila! Ramai-Ramai Negara Evakuasi WarganyaUpaya kudeta yang berujung pada perang saudara di Sudan telah memaksa sejumlah negara, termasuk Indonesia, mengevakuasi warganya yang tinggal di sana.
Read more »



Render Time: 2025-04-07 02:37:07