Dengan Mata berkaca-kaca, Ganjar Meminta Maaf Ada Penolakan Jenazah Perawat Positif Covid-19 di Semarang

Malaysia News News

Dengan Mata berkaca-kaca, Ganjar Meminta Maaf Ada Penolakan Jenazah Perawat Positif Covid-19 di Semarang
Malaysia Latest News,Malaysia Headlines
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 27 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 14%
  • Publisher: 68%

Dengan sorot mata yang berkaca-kaca, Ganjar pun menyampaikan permintaan maaf atas penolakan jenazah perawat yang positif Covid-19 di Semarang.

Ganjar mengaku terkejut dengan peristiwa tersebut, terlebih saat mengetahui bahwa jenazah yang ditolak pemakamannya itu adalah seorang perawat yang bertugas di RSUP Kariadi Semarang."Saya mendapatkan laporan yang mengejutkan, peristiwa yang membuat tatu ati . Sekelompok warga Ungaran menolak pemakaman pasien Covid-19. Ini kejadian kesekian kali, dan saya mohon maaf," kata Ganjar dalam cuplikan video yang diunggah di akun instagram @ganjar_pranowo, Jumat .

Sejatinya seorang perawat merupakan pahlawan kemanusian yang rela berkorban dan harus dihormati jasa perjuangannya. "Jangan ada lagi penolakan jenazah, apalagi seorang perawat yang seharusnya kita hormati atas jasanya sebagai pahlawan kemanusiaan. Dia adalah seorang pejuang karena berani mengambil risiko besar dengan merawat pasien Covid-19," katanya.

Untuk itu, orang nomor satu di Jawa Tengah itu pun mengetuk hati seluruh warga masyarakat untuk lebih membangkitkan rasa kemanusiaan.Baca juga:

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

kompascom /  🏆 9. in İD

Malaysia Latest News, Malaysia Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Ganjar: Persatuan dan Kesatuan Dibutuhkan dalam Menghadapi Covid-19 - Kilasdaerah.kompas.comGanjar: Persatuan dan Kesatuan Dibutuhkan dalam Menghadapi Covid-19 - Kilasdaerah.kompas.comGanjar Pranowo mengatakan itu saat menerima bantuan dari Yayasan Alumni Undip untuk penanganan Covid-19.
Read more »

Kasus Covid-19 Dunia Tembus 1,5 Juta, WHO Justru Bersitegang dengan TaiwanKasus Covid-19 global sudah menembus angka 1,5 juta setelah Amerika Serikat dan Inggris mencatat lonjakan kasus yang tinggi.
Read more »

Pandemi Covid-19, Tour de France Bertarung dengan WaktuPandemi Covid-19, Tour de France Bertarung dengan WaktuTour de France saat ini tengah berpacu dengan waktu melawan pandemi virus corona (Covid-19) yang membuat ajang tersebut sulit terlaksana.
Read more »

Anies Baswedan: Dengan PSBB, Jakarta Bisa Atasi Covid-19 dalam 14 HariAnies Baswedan: Dengan PSBB, Jakarta Bisa Atasi Covid-19 dalam 14 HariGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berupaya agar 14 hari pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) benar-benar dimaksimalkan untuk atasi Covid-19.
Read more »

Mahasiswi Positif COVID-19 Dijemput Tim Medis Lengkap dengan APD, Warga Diimbau tidak PanikMahasiswi Positif COVID-19 Dijemput Tim Medis Lengkap dengan APD, Warga Diimbau tidak PanikSeorang mahasiswi asal Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat dinyatakan positif terjangkiti virus corona atau COVID-19. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai mengimbau masyarakat untuk tidak panik.
Read more »

3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut Meninggal3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut MeninggalSebanyak tiga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Sumatera Utara, meninggal dunia pada Jumat (10/4/2020) dini hari.
Read more »



Render Time: 2025-02-27 02:10:31