Neiman Marcus sudah merumahkan sekitar 14 ribu karyawannya.
REPUBLIKA.CO.ID, DALLAS -- Perusahaan ritel asal Amerika Serikat , Neiman Marcus Group sedang bersiap-siap untuk mencari perlindungan kebangkrutan pada pekan ini. Mereka menjadi department store utama AS yang menyerah terhadap dampak ekonomi akibat wabah virus corona . Baca Juga Neiman Marcus Group yang dibebani utang tersebut hanya memiliki beberapa pilihan untuk menyelamatkan diri dalam situasi pandemi Covid-19.
Neiman Marcus kini sedang dalam tahap akhir untuk menegosiasikan pinjaman dengan kreditornya yang berjumlah ratusan juta dolar AS. Utang tersebut akan menopang kegiatan operasionalnya, menurut sumber yang dekat dengan perusahaan. Sampai saat ini, Neiman Marcus dan Ares menolak berkomentar. Sementara itu, perwakilan CPPIB tidak segera menanggapi permintaan berkomentar.
JC Penney Co Inc pun sedang mempertimbangkan pengajuan kebangkrutan sebagai salah satu cara mengelola arus keuangan dan menghemat pembiayaan utang.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Polresta Banyumas Gelar Simulasi Pengamanan Dampak Covid-19 |Republika OnlineWabah Covid-19 dikhawatirkan juga berdampak pada masalah keamanan masyarakat.
Read more »
Atasi Dampak Ekonomi Covid-19, Legislator Salurkan SembakoAnggota Komisi VI DPR RI ini konsisten dengan aksinya yang sudah dimulai sejak awal mewabahnya Covid-19 di Tanah Air kepada masyarakat.
Read more »
Ruben Onsu Bicara Bisnis Kuliner yang Terkena Dampak Pandemi Covid-19Ruben Onsu merayakan ulang tahun ketiga Geprek Bensu di tengah wabah Covid-19.
Read more »
Atasi Dampak Ekonomi Covid-19, Legislator Salurkan SembakoAnggota Komisi VI DPR RI ini konsisten dengan aksinya yang sudah dimulai sejak awal mewabahnya Covid-19 di Tanah Air kepada masyarakat.
Read more »
Dampak sosial 'berlipat ganda' bagi perempuan di masa pandemi Covid-19Mulai dari tak bisa memberi ASI sesaat setelah melahirkan hingga beban domestik yang semakin berat, beberapa perempuan Indonesia berbagi kisah mereka di tengah pandemi Covid-19.
Read more »
Pandemi COVID-19 meningkatkan kekhawatiran soal dampak limbah medisJika tidak dikelola dengan baik, limbah medis dari penanganan pasien dengan penyakit menular dikhawatirkan menjadi sumber penularan penyakit bagi pasien, petugas, dan masyarakat sekitar. limbahmedis COVID19
Read more »